Warga Kedungrejo Manfaatkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- tim tvOne
Bojonegoro, tvOnenews.com - Ratusan warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, antusias mengikuti kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Djarum Foundation bersama YBSI (Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku).
Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Darussalam–DungMas, Desa Kedungrejo. Layanan kesehatan yang diberikan meliputi empat jenis pemeriksaan, yaitu THT (telinga, hidung, tenggorokan), pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan saraf, termasuk pemberian obat tanpa biaya.
Salah satu warga, Mohammad Sofie, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia mengaku merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis yang menghadirkan tenaga medis profesional.
“Tadi saya periksa mata dan keluhan kencing sakit. Alhamdulillah tidak apa-apa, karena saya memiliki alergi dingin dan debu. Dengan pengobatan gratis ini saya lebih tenang karena terdapat dokter-dokter yang professional,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat kembali diadakan di kemudian hari. Hal serupa disampaikan warga lain, Kayat, yang merasa terbantu karena dapat memeriksakan kondisi kesehatannya.
”Saya punya sakit darah tinggi, sepulang dari rumah sakit bagian tangan gringgingen (kesemutan). Alhamdulillah dapat obat gratis senang dan semoga lekas sembuh,” tuturnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam–DungMas, Kiai M. Muthohar, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa, termasuk wali santri. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semua pelayanan gratis, mulai dari THT, gigi dan poli. Dengan adanya pengobatan dan pengecekan gratis ini akan menambah sehat,” imbuhnya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terutama karena kegiatan ini memberikan akses pemeriksaan kesehatan bagi warga yang memiliki keluhan.
Sebelum kegiatan dimulai, acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri, dilanjutkan dengan sambutan dari berbagai pihak. Selain itu, dilakukan pula penyerahan paket sembako secara simbolis kepada 10 santri dhuafa dan yatim.
Sebanyak 500 kupon pemeriksaan dibagikan kepada warga desa, sementara santri tetap dapat mengikuti pemeriksaan meskipun tanpa kupon.
Founder YBSI, Virly Mavitasari, bersama Kolonel Laut (K) Dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.KL., menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan 35 tenaga medis, baik dokter spesialis maupun dokter umum, mengingat mayoritas peserta berasal dari kelompok lansia dan anak-anak.
Load more