Kamis Jadi Hari Manis BBCA, Saham Melonjak ke Rp7.550 Meski Asing Ternyata…
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi pertama perdagangan Kamis (9/10/2025) dengan penguatan 0,42% atau naik 33,93 poin ke level 8.199,96.
Kenaikan ini terjadi di tengah aksi jual asing terhadap saham-saham perbankan besar, terutama Bank Central Asia (BBCA), yang justru sempat melesat ke Rp7.550 per saham, naik 2,37% atau setara Rp175 dari penutupan sebelumnya di Rp7.375.
Meningkatnya harga BBCA tak lantas menahan investor asing untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking). Berdasarkan data perdagangan, saham BBCA menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan nilai penjualan mencapai Rp246,5 miliar atau sekitar 33,8 juta lembar saham. Meski demikian, kenaikan BBCA turut menjadi katalis positif bagi penguatan IHSG di tengah derasnya transaksi di bursa.
Secara keseluruhan, nilai beli asing tercatat mencapai Rp5,2 triliun, sementara nilai jual asing berada di Rp3,4 triliun, menghasilkan net buy (beli bersih) sebesar Rp1,8 triliun. Aktivitas perdagangan hari ini juga cukup ramai, dengan nilai transaksi mencapai Rp15,83 triliun dari 20,93 miliar saham yang berpindah tangan melalui 1,68 juta kali transaksi.
TINS Jadi Incaran Asing, Optimisme Menguat di Sektor Komoditas
Sementara BBCA menjadi yang paling banyak dilepas asing, sorotan justru tertuju pada saham PT Timah Tbk (TINS) yang menjadi saham paling diburu investor asing di sesi perdagangan hari ini. Nilai pembelian terhadap saham TINS mencapai Rp114,2 miliar, atau setara 40,5 juta lembar saham.
Minat tinggi terhadap saham TINS tak lepas dari optimisme pasar atas prospek industri logam, terutama timah, yang kini menjadi komoditas penting dalam pengembangan teknologi baterai dan kendaraan listrik.
Permintaan global yang meningkat membuat harga timah cenderung stabil di level tinggi, memberikan sentimen positif bagi emiten tambang pelat merah tersebut.
Menyusul TINS, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga mencatat pembelian asing senilai Rp95 miliar, disusul PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan nilai transaksi Rp58,5 miliar. Beberapa saham lain yang turut diakumulasi asing antara lain PT Chandra Daya Investasi (CDIA) Rp49,4 miliar, PT Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp24,8 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold (MDKA) Rp24,2 miliar.
Load more