GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rokok Ilegal Dominasi Peredaran Barang Terlarang, Bea Cukai Sita 182,74 Juta Batang

Sebanyak 61 persen dari total nilai penindakan barang ilegal berasal dari rokok tanpa cukai resmi alias rokok ilegal yang kini kian membanjiri pasaran.
Jumat, 18 Juli 2025 - 14:42 WIB
Rokok Ilegal
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus melakukan upaya pemberantasan barang ilegal di Indonesia.

Hingga pertengahan tahun ini, jumlah penindakan yang dilakukan mencapai lebih dari 13 ribu kasus. Nilai total barang ilegal yang diamankan mencapai Rp3,9 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keseluruhan barang terlarang sitaan tersebut, rokok ilegal menjadi penyumbang terbesar. Sebanyak 61 persen dari total nilai penindakan berasal dari rokok tanpa cukai resmi.

“Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas pengawasan dan efektivitas dalam proses penindakan,” kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, dalam konferensi pers di Kediri, seperti disampaikan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/7/2025).

Meski jumlah kasus penindakan turun sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah batang rokok ilegal yang disita justru naik signifikan, mencapai peningkatan sebesar 38 persen.

Djaka menekankan, pengawasan yang dilakukan tidak hanya berhenti pada penindakan lapangan. Bea Cukai juga menjalankan proses lanjutan, seperti penyidikan, pemberian sanksi administratif, dan penggunaan pendekatan ultimum remidium untuk kasus tertentu.

Bea Cukai juga secara konsisten menggelar operasi khusus, salah satunya Operasi Gurita yang berlangsung dari 28 April hingga 30 Juni 2025. Dalam periode tersebut, tercatat 3.918 penindakan berhasil dilakukan.

Dari operasi tersebut, petugas menyita total 182,74 juta batang rokok ilegal. Operasi juga menghasilkan tindak lanjut berupa 22 penyidikan, 10 sanksi administratif kepada pabrik dengan nilai Rp1,2 miliar, serta penggunaan ultimum remidium pada 347 kasus dengan nilai mencapai Rp23,24 miliar.

Sinergi antarlembaga dan unit daerah turut berperan dalam efektivitas pengawasan. Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II dan Bea Cukai Kediri menjadi contoh pelaksanaan strategi pengawasan yang terintegrasi.

Selama tahun 2025, Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II telah melaksanakan 511 penindakan di bidang kepabeanan dan cukai. Dari hasil tersebut, berhasil diamankan lebih dari 54,6 juta batang rokok ilegal dan lebih dari 18 ribu liter minuman mengandung etil alkohol, dengan nilai total mencapai Rp80 miliar. Potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari kegiatan tersebut mencapai Rp48 miliar.

Di sisi lain, Bea Cukai Kediri telah melaksanakan 57 penindakan sepanjang tahun ini. Total hasil tembakau ilegal yang diamankan mencapai 29,03 juta batang rokok.

Selain strategi represif, Bea Cukai juga menerapkan pendekatan sosial dan budaya sebagai bagian dari pencegahan peredaran barang ilegal. Langkah ini dilakukan melalui edukasi publik dan kerja sama dengan tokoh masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu contohnya dilakukan oleh Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II yang menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk menyosialisasikan pentingnya membeli barang legal dan membayar cukai.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif masyarakat, tokoh agama, dan pelaku usaha sangat krusial dalam membangun kesadaran kolektif bahwa membeli barang ilegal sama dengan merugikan negara. Melalui pendekatan yang humanis dan strategis ini, kami optimistis dapat menekan peredaran rokok ilegal secara signifikan,” tutur Djaka. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT