News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekspor RI Bangkit! Peluang Baru di Tengah Perang Dagang AS-China, LPEI Siap Kawal

LPEI: Perang dagang AS-China jadi peluang emas ekspor Indonesia. Diversifikasi pasar, kerja sama internasional, dan dukungan Eximbank jadi kunci sukses.
Kamis, 1 Mei 2025 - 14:55 WIB
ilustrasi ekspor-impor
Sumber :
  • Tim tvOne/Gani

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China, Indonesia justru melihat peluang besar untuk memperluas pasar ekspor ke berbagai kawasan strategis dunia. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menegaskan bahwa peluang ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku usaha nasional.

“Konflik tarif antara AS dan China membuka ruang baru bagi Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok global, terutama melalui kerja sama ekonomi seperti Trans-Pacific Partnership (TPP), BRICS, dan sejumlah perjanjian perdagangan bebas (FTA),” ujar Rini Satriani, Market Intelligence & Leads Management Chief Specialist LPEI, di Jakarta, Kamis (1/5).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rini menyebutkan bahwa sejumlah komoditas unggulan Indonesia masih memiliki potensi ekspor besar yang belum tergarap maksimal. Misalnya, minyak sawit dan turunannya memiliki peluang hingga 9,8 juta dolar AS di pasar BRICS dan TPP. Ikan sarden mencatat potensi ekspor senilai 23 juta dolar AS, sementara produk gula dan barang rumah tangga seperti sampo masing-masing menyimpan peluang 5,4 juta dan 32,9 juta dolar AS.

Strategi Hadapi Proteksionisme Global

Dalam menghadapi arus proteksionisme global yang makin agresif, LPEI menilai pentingnya langkah strategis diversifikasi pasar dan inovasi produk oleh eksportir nasional.

“Eksportir kita perlu gesit dan proaktif. Jangan hanya menunggu permintaan, tapi aktif menjajaki pasar non-tradisional, menjaga kualitas produk, dan terus membina hubungan baik dengan buyer agar terjadi repeat order,” jelas Rini.

Indonesia Eximbank tidak hanya memberikan fasilitas pembiayaan, tetapi juga dukungan non-keuangan seperti penyediaan intelijen pasar, pencarian calon pembeli potensial, hingga pelatihan peningkatan kapabilitas ekspor berbasis pengetahuan (knowledge asset).

Dampak Perang Tarif AS-China

Perang dagang antara AS dan China berdampak langsung dan tidak langsung terhadap ekspor RI. Sekitar 10 persen ekspor Indonesia ke AS terpapar tarif secara langsung. Sementara itu, dampak tidak langsung muncul akibat pergeseran rantai pasok dan tingginya persaingan dari produk substitusi China ke pasar dunia.

Meski begitu, Indonesia tetap optimistis. Data terbaru menunjukkan bahwa ekspor nasional pada Januari–Maret 2025 tumbuh 6,9 persen secara tahunan (YoY), didorong oleh kinerja kuat dari komoditas utama seperti CPO, besi-baja, dan peralatan elektrik.

Ekspor RI Menjangkau 192 Negara

Saat ini, produk ekspor Indonesia telah menembus 192 negara. Sebanyak 65,8 persen ekspor masih terfokus pada 10 negara utama, antara lain: China, AS, India, Jepang, dan negara ASEAN seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. China dan AS sendiri menyumbang 33,9 persen dari total nilai ekspor nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk memperluas jangkauan pasar, pemerintah dan LPEI mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan program Penugasan Khusus Ekspor (PKE), terutama ke kawasan potensial seperti Afrika, Asia Selatan, dan Timur Tengah.

“Selama eksportir mampu mengidentifikasi pasar yang kredibel, menjaga kualitas produk, dan memanfaatkan fasilitas pemerintah secara maksimal, maka posisi Indonesia dalam peta ekspor global akan semakin kuat,” pungkas Rini. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT