Anjloknya PAD Parkir di Jakarta Tak Serta-merta Ulah Jukir Liar, Banyaknya Mesin TPE yang Rusak Disorot
- Viva/Andrew Tito
Jakarta, tvOnenews.com - Pendapatan parkir di Jakarta anjlok hingga nyaris Rp10 miliar.
Catatan DPRD setempat, dari Rp18 miliar, pendapatan parkir di Jakarta menjadi hanya Rp8,9 miliar.
Situasi tersebut diklaim sebagai sebagai bukti lemahnya pengawasan.
Anggota DPRD Jakarta, yang juga sebagai Ketua Pansus Perparkiran, Jupiter mengungkap ada yang tak beres dari sistem perparkiran di Jakarta saat ini.
Dia pun meminta adanya evaluasi perparkiran di Jakarta.
“Kita ingin memastikan agar semua pelayanan yang kita lakukan selama ini untuk masyarakat Jakarta bisa terselenggara dengan baik,” kata Jupiter, dalam keterangan tertulis, Rabu (23/4/2025).
Secara detail, kata dia, Pansus Perparkiran meminta Unit Pengelola Perparkiran (UPP) Dinas Perhubungan DKI, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) mengambil langkah.
salah satunya dengan segera menyiapkan data operator parkir, termasuk data parkir on-street terkini. Hal itu sebagai upaya meminimalisir uang parkir masuk ke juru parkir liar alias jukir liar.
Senada dengan Jupiter, Taufik Zoelkifli, anggota pansus serupa, menyoroti buruknya kondisi Terminal Parkir Elektronik (TPE) di lapangan.
Ia mengungkapkan bahwa lebih dari separuh TPE di Jakarta mengalami kerusakan, menyebabkan penurunan drastis pendapatan.
“Kita punya TPE itu banyak yang rusak. Bahkan lebih dari 50 persen rusak. Kalau rusak berarti kan kalau mobil parkir di situ mereka ga bisa bayar. Yang ada parkir liar lagi,” tegas Taufik.
(vsf)
Load more