Indonesia-China Singgung Tarif Trump dalam Pertemuan Tingkat Menteri
- antara
Wang Yi juga menyebut ia menyadari bahwa target utama dari kebijakan tarif adalah negaranya.
"Target utama kebijakan tersebut adalah China. Sebelumnya China juga sudah terkena kebijakan tarif karena fentanil dan AS mencoba melakukan banyak cara untuk mencampuri urusan domestik China. Posisi China jelas bahwa kami akan melawan baik, China akan mempertahankan kepentingannya atas tindakan yang AS lakukan, bukan hanya demi China tapi juga untuk negara lain," jelas Wang Yi.
China, kata Wang Yi, selalu terbuka untuk negosiasi dengan AS, tapi harus dengan prinsip saling menghormati dan kesetaraan.
"Posisi China jelas, kami siap bekerja sama dengan Indonesia, baik untuk perdagangan, kerja sama regional dan lainnya. Perdagangan dengan AS hanya 13 persen dari total perdagangan global, jadi kita masih bisa memanfaatkan 87 persen perdagangan, tentu kami terbuka bila AS juga ingin tetap melakukan kerja sama ekonomi," tambah Wang Yi.
Wang Yi pun menegaskan kuncinya ada di AS apakah tetap akan melakukan tindakan uniliteral atau terbuka untuk negosiasi.
Diketahui AS mengenakan tarif hingga 245 persen atas barang-barang China. Rinciannya adalah tarif timbal balik sebesar 125 persen, tarif 20 persen terkait masalah fentanil, dan tarif "Section 301" atas barang-barang tertentu, antara 7,5 hingga 100 persen.
Sedangkan China pada 11 April 2025 sudah mengumumkan penerapan tarif impor sebesar 125 persen untuk barang-barang AS.
Sedangkan untuk Indonesia, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut produk-produk Indonesia kena tarif hingga 47 persen atau lebih mahal dibanding dengan yang dikenakan ke negara pesaing lainnya, di ASEAN.
Rinciannya adalah tarif timbal alik sebesar 32 persen walau pemberlakuannya masih ditunda selama tiga bulan. Namun, AS tetap menerapkan tarif proteksionis untuk barang-barang tekstil dan garmen asal Indonesia dengan nilai sebesar 10-37 persen sehingga bila diakumulasi, maka komoditas asal Indonesia bisa dikenakan tarif berkisar 20-47 persen.
(ant/vsf)
Load more