News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Galau Respons Tarif AS, Jadwal Konferensi Pers Akhirnya Ditunda

Pemerintah Indonesia menanggapi kebijakan tarif 32% AS dengan merumuskan langkah strategis. Proses ini memerlukan waktu lebih untuk membahas dampak dan solusi terbaik.
Kamis, 3 April 2025 - 11:33 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sumber :
  • Dok. Kemenko Perekonomian

Jakarta, tvOnenews.com – Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menetapkan tarif impor sebesar 32% bagi Indonesia mulai 9 April 2025, tentu saja mengundang perhatian banyak pihak. 

Pemerintah Indonesia sebelumnya akan segera menanggapi kebijakan tersebut lewat sebuah konferensi pers bersama media. Namun proses perumusan langkah-langkah konkret untuk menghadapinya ternyata membutuhkan waktu lebih banyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) dalam pengumuman resmi menyampaikan bahwa mereka sedang bekerja keras untuk merumuskan respons yang tepat. 

“Karena kebijakan tarif ini melibatkan berbagai komoditas yang cukup teknis, kami perlu waktu lebih untuk membahasnya dengan pihak-pihak terkait,” kata pihak Kemenko Perekonomian.

Pemerintah Indonesia menyadari bahwa kebijakan ini berpotensi mempengaruhi sektor ekspor, terutama bagi eksportir Indonesia yang kini harus menghadapi tarif yang lebih tinggi. 

Namun, pemerintah menegaskan bahwa mereka tetap fokus pada upaya perlindungan terhadap kepentingan nasional dan sektor-sektor yang terdampak.

“Kami sedang berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mencari solusi terbaik. Kami ingin memastikan setiap keputusan yang diambil dapat menguntungkan Indonesia dalam jangka panjang,” tambah pihak Kemenko Perekonomian.

Meskipun penundaan beberapa pengumuman resmi sempat menimbulkan rasa penasaran, pemerintah memastikan bahwa mereka tetap mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk merespons kebijakan ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski ada tantangan, Indonesia tetap berkomitmen untuk menjaga hubungan dagang yang sehat dengan Amerika Serikat dan memastikan ekonomi nasional tetap stabil.

Dengan begitu banyak hal yang perlu dipertimbangkan, publik pun harus sabar menunggu langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh pemerintah dalam waktu dekat. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Indonesia akan menyikapi kebijakan tarif ini dan langkah diplomatik apa yang akan dilakukan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Kesal Didemo Pekerja Tambang Bogor, Padahal Sudah Ditawari Pekerjaan Plus Upah dan BPJS Kesehatan: Mana Tidak Ada lagggi

KDM Kesal Didemo Pekerja Tambang Bogor, Padahal Sudah Ditawari Pekerjaan Plus Upah dan BPJS Kesehatan: Mana Tidak Ada lagggi

KDM Kesal Didemo Pekerja Tambang Bogor, Padahal Sudah Ditawari Pekerjaan Plus Upah dan BPJS Kesehatan: Mana Tidak Ada lagggi
Limp Bizkit - Break Stuff

Limp Bizkit - Break Stuff

Limp Bizkit - Break Stuff
KDM Kesal Didemo Pekerja Tambang Bogor, Padahal Sudah Ditawari Pekerjaan Plus Upah dan BPJS Kesehatan: Mana Tidak Ada!

KDM Kesal Didemo Pekerja Tambang Bogor, Padahal Sudah Ditawari Pekerjaan Plus Upah dan BPJS Kesehatan: Mana Tidak Ada!

Gubernur Dedi Mulyadi buka suara soal janji kompensasi bagi para pekerja kasar tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor yang telah ditutup Pemprov Jabar.
Dedi Mulyadi Tolak Keras Membuka Kembali Izin Tambang di Bogor, Alasan Utamanya Ternyata...

Dedi Mulyadi Tolak Keras Membuka Kembali Izin Tambang di Bogor, Alasan Utamanya Ternyata...

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan tegas menolak pembukaan kembali izin operasional tambang di Kabupaten Bogor. Ternyata ada beberapa alasan, apa saja?
KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT