News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sri Mulyani: KSSK Tingkatkan Waspada Hadapi Risiko Global di Awal 2025

Menkeu Sri Mulyani menegaskan bahwa KSSK terus menyiapkan antisipasi dan memantau dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, khususnya di awal kuartal I-2025
Jumat, 24 Januari 2025 - 18:58 WIB
Sri Mulyani: KSSK Tingkatkan Waspada Hadapi Risiko Global di Awal 2025.
Sumber :
  • Kemenkeu RI

Jakarta, tvOnenews.com – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memastikan kesiapan menghadapi gejolak ekonomi global di awal kuartal I-2025.

Ketua KSSK yang juga Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menegaskan bahwa KSSK terus memantau dinamika ekonomi dunia yang penuh tantangan dan mengambil langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berempat, Menkeu, Gubernur BI, Ketua DK OJK, dan Ketua DK LPS, menyepakati dalam rapat berkala KSSK pertama 2025, yang dilaksanakan Selasa lalu, 21 Januari 2025, untuk terus memperkuat kewaspadaan serta meningkatkan koordinasi sinergi antarlembaga,” ujar Sri Mulyani dalam paparan hasil rapat KSSK, Jumat (24/1).

KSSK menilai berbagai risiko global, seperti divergensi pertumbuhan ekonomi negara maju dan ketidakpastian pasar keuangan, menjadi tantangan serius.

Perbedaan pertumbuhan ekonomi di negara-negara besar, seperti Amerika Serikat yang tetap kuat dibandingkan Tiongkok dan Eropa yang masih tertekan, menambah kompleksitas di pasar global.

“Tadi disebutkan bahwa perekonomian dunia mengalami divergence, yaitu pertumbuhan ekonomi yang berbeda-beda, dan ini menimbulkan kompleksitas serta ketidakpastian di pasar keuangan yang makin meningkat,” lanjut Sri Mulyani.

Kondisi tersebut diprediksi akan terus membayangi ekonomi global pada 2025. Berdasarkan proyeksi Dana Moneter Internasional (IMF), ekonomi dunia diperkirakan tumbuh sebesar 3,3 persen pada 2025 dan 2026, sedangkan Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan global hanya mencapai 2,7 persen pada 2025.

“Langkah antisipasi KSSK diarahkan untuk memitigasi dampak spillover dari faktor risiko eksternal terhadap perekonomian Indonesia maupun stabilitas sistem keuangan dalam negeri,” tegasnya.

Dengan situasi global yang masih tidak menentu, KSSK berkomitmen untuk memperkuat sinergi antarlembaga demi memastikan ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah tantangan global. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT