News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Terbitkan Surat Utang Negara (SUN) Seri FR0105 dengan Tenor 40 Tahun, Nilainya Rp3 Triliun

SUN ini diterbitkan melalui mekanisme private placement senilai Rp3 triliun pada 27 Agustus 2024, dengan transaksi yang telah dilakukan pada 22 Agustus 2024.
Rabu, 28 Agustus 2024 - 09:45 WIB
Ilustrasi - Pemerintah baru saja menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) Seri FR0105 dengan tenor 40 tahun.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah baru saja menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) Seri FR0105 dengan tenor 40 tahun.

SUN ini diterbitkan melalui mekanisme private placement senilai Rp3 triliun pada 27 Agustus 2024, dengan transaksi yang telah dilakukan pada 22 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerbitan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pasar obligasi domestik.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa SUN ini adalah obligasi negara dengan tenor terpanjang yang tersedia di pasar domestik saat ini.

Transaksi surat utang tersebut dilakukan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51/PMK.08/2019 tentang Penjualan SUN dengan Cara Private Placement.

Direktur Surat Utang Negara DJPPR, Deni Ridwan, menyampaikan, “Untuk penerbitan selanjutnya diharapkan dapat dilakukan melalui mekanisme lelang secara reguler.”

SUN ini diterbitkan dengan status yang dapat diperdagangkan dan menawarkan tingkat kupon tetap (fixed rate) sebesar 6,875 % per tahun, dengan imbal hasil atau yield sebesar 6,930 %. SUN FR0105 ini akan jatuh tempo pada 15 Juli 2064.

Menurut Deni, penerbitan ini adalah langkah strategis dari pemerintah untuk memperdalam pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik, terutama dalam mendukung industri dana pensiun dan asuransi yang membutuhkan instrumen investasi jangka panjang dengan risiko terukur.

Ia menambahkan bahwa langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri keuangan domestik serta memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Penerbitan SUN ini juga sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36/POJK.05/2016 tentang Investasi Surat Berharga Negara bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank. Hal ini memberikan pilihan instrumen investasi yang aman dan sesuai dengan karakteristik kewajiban lembaga jasa keuangan non-bank.

Ketua Asosiasi Dana Pensiun Indonesia, Abdul Hadil, mengatakan bahwa dorongan untuk menyesuaikan durasi aset investasi dengan durasi kewajiban kepada peserta program asuransi dan dana pensiun merupakan bagian dari peningkatan tata kelola investasi.

Mengingat bahwa sebagian kewajiban perusahaan asuransi dan dana pensiun memiliki durasi jangka panjang, maka instrumen investasi dengan tenor panjang yang menawarkan imbal hasil kompetitif sangat dibutuhkan.

Menurut Abdul Hadil, asosiasi perusahaan perasuransian dan dana pensiun telah intensif berdiskusi dengan pemerintah terkait kebutuhan instrumen investasi jangka panjang seperti SBN.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan OJK untuk terus mendorong pertumbuhan industri keuangan yang sehat dan berkelanjutan.

Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Iwan Pasila, menyambut baik keputusan pemerintah untuk menerbitkan SBN bertenor panjang ini.

Menurutnya, langkah ini akan meningkatkan ketahanan industri keuangan dan mendukung pendalaman pasar SBN domestik serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan penerbitan SUN Seri FR0105 ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri keuangan domestik.

Langkah strategis ini tidak hanya memperkuat fondasi ekonomi nasional tetapi juga memberikan pilihan investasi yang lebih beragam bagi lembaga jasa keuangan di Indonesia. (ant/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT