GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

55 Kasus PMK Terdeteksi di Kulon Progo dan Bantul, Sampel Diambil dan Vaksinasi Digencarkan

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di wilayah DI Yogyakarta pada awal 2026 ini.
Jumat, 23 Januari 2026 - 19:10 WIB
Ilustrasi petugas kesehatan hewan menyuntikkan vaksin PMK sebagai langkah menekan penyebaran penyakit tersebut pada 2025 lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di wilayah DI Yogyakarta pada awal 2026 ini.

Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat ada 55 kasus PMK yang terdeteksi baik di Kabupaten Kulon Progo maupun Bantul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Munculnya kasus tersebut memicu kewaspadaan pemerintah setempat sehingga pengambilan sampel dan vaksinasi terus digencarkan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, Yuriati menyebut, ada 39 hewan ternak di wilayahnya yang terjangkit PMK. Puluhan kasus ditemukan di 3 kapanewon di daerah ini.

"39 kasus PMK tersebar di Wates 16 kasus, Lendah 13 kasus dan Temon 10 kasus," ucapnya, Jumat (23/1/2026).

Berbagai langkah cepat penanganan pun dilakukan oleh pemerintah setempat. Salah satunya dengan mengambil sampel hewan ternak yang diduga terjangkit PMK, mulai dari cairan di hidung dan mulut maupun darah dari hewan tersebut.

Selain itu, peternak diajak untuk rutin melakukan penyemprotan desinfektan secara berkala dan memperketat lalu lintas hewan ternaknya.

Serta tak kalah penting yaitu menggencarkan vaksinasi. Upaya ini juga dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul.

Pada tahun ini, pihaknya menyiapkan ribuan dosis vaksinasi untuk tahap I.

"Periode Januari - Maret 2026, target 6.000 dosis vaksin terdistribusikan," kata Novriyeni, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Bantul.

Pemberian vaksin PMK menyusul ditemukannya 16 kasus di Kabupaten Bantul. Belasan kasus tersebar di enam kapanewon, meliputi Imogiri 5 kasus, Pleret 4 kasus, Bambanglipuro, Pundong dan Sanden masing-masing 2 kasus, serta Pandak 1 kasus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, belum ada laporan terkait kematian hewan akibat PMK di dua wilayah tersebut. (scr/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT