Alih-alih Rayakan Tahun Baru, Perempuan Asal Yogyakarta Diciduk Polisi Usai Belanja Pakai Uang Palsu
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com - Nasib apes dialami oleh MR (48), perempuan asal Kotagede, Kota Yogyakarta. Alih-alih bisa merayakan malam pergantian tahun bersama keluarga, ia justru ditangkap polisi.
Perempuan berusia 48 tahun tersebut ditangkap setelah kedapatan melakukan peredaran uang palsu.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (31/12/2025) pagi. Korban dalam kasus ini bernama Rejono (62) warga Sewon, Kabupaten Bantul yang kesehariannya berjualan daging sapi di Pasar Prawirotaman.
Aksi tersebut terbongkar setelah pedagang mencurigai uang yang digunakan pelaku saat bertransaksi pembelian daging sapi.
"Sekitar pukul 09.00 WIB, korban menerima pembayaran atas pembelian setengah kilogram daging sapi di kios miliknya dari pembeli seharga Rp70.000," kata Iptu Gandung Harjunadi, Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Kamis (1/1/2026).
Saat itu, lanjut Iptu Gandung, pembeli membayar daging sapi tersebut menggunakan uang pecahan senilai Rp50.000 dan Rp20.000.
Sesaat kemudian, korban menyadari bahwa uang lima puluh ribu rupiah tersebut ternyata palsu.
Mendapati hal itu, korban melaporkannya ke security pasar. Kemudian, pembeli beserta barang bukti uang palsu diamankan di pos security. Untuk selanjutnya, peristiwa itu dilaporkan ke kepolisian setempat.
Berdasar laporan tersebut, polisi membawa pelaku ke Polsek Mergangsan untuk dilakukan penyelidikan.
Dari situ, Polisi mendapati pelaku masih menyimpan dua lembar uang palsu pecahan lima puluhan ribu rupiah dengan nomor seri DRH614633.
"Nomor seri itu sama dengan selembar uang Rp50.000 an yang digunakan untuk membeli daging sapi di pasar," ungkap Iptu Gandung.
Lebih lanjut, polisi juga melakukan penggeledahan di rumah pelaku, namun tidak ditemukan uang palsu lain disana. Atas perbuatannya, pelaku diduga melanggar Pasal 245 KUHP.
Selanjutnya, dilakukan permintaan keterangan terhadap pelaku guna penanganan perkara lebih lanjut.
"Kini, kasus masih dalam penyelidikan polisi," ucapnya. (scp/buz)
Load more