GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Mantan Pelaku Kejahatan Jalanan: "Keluarga Pegang Peranan Penting"

Aksi kejahatan jalanan (klithih) belakangan ini kerap meresahkan warga Yogyakarta dan sekitarnya. Pasalnya, kejahatan ini tidak memilih korban secara spesifik dan siapa pun bisa menjadi korban tanpa alasan yang jelas. Tak jarang, nyawa korban melayang akibat aksi ini.
Minggu, 24 April 2022 - 20:15 WIB
Renaldi, mantan pelaku kejahatan, kini sukses menjadi pembuat website.
Sumber :
  • tim tvone - lucas didit

Gunung Kidul, DIY - Aksi kejahatan jalanan (klithih) belakangan ini kerap meresahkan warga Yogyakarta dan sekitarnya. Pasalnya, kejahatan ini tidak memilih korban secara spesifik dan siapa pun bisa menjadi korban tanpa alasan yang jelas. Tak jarang, nyawa korban melayang akibat aksi ini.

Kebanyakan pelaku klithih masih duduk di bangku sekolah dan memilih melancarkan aksinya di jam ganjil. Seperti halnya yang diungkapkan Renaldi (19), seorang mantan pelaku kejahatan jalanan yang kini sukses mengelola bisnis internet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebenarnya, aksi klithih ini berawal dari teman satu geng sekolah yang disakiti oleh anggota geng lain. Tentu, kami sebagai teman tidak terima, dan malamnya setelah menenggak miras, kami berkeliling naik motor untuk mencari pelaku. Kalau ketemu ya kita balas, kalau tidak ketemu pelakunya berhubung sudah terlanjur niat untuk melampiaskan emosi ya paling orang yang ada di jalan saja " kata Renaldi, saat ditemui usai menjadi narasumber di salah satu acara di Dinas Pendidikan Kabupaten Gunung Kidul, Minggu (24/4/2022).

Renaldi mengaku, pertama kali terlibat dalam aksi kejahatan jalanan itu saat berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku SMP. Selain karena pergaulan lingkungan sekitar,  ia mengaku faktor keluargalah yang menjadi penyebab utama dirinya terjerumus ke dalam aksi klithih.

"Saya sebagai anak kan tetap butuh perhatian dari orang tua, sementara yang saya alami justru sebaliknya. Lalu, saya mendapatkan kenyamanan dan perhatian malah di lingkungan teman-teman.”

Karena pergaulan bebas yang dijalaninya, Renaldi mengaku sejumlah orang pernah menjadi korbannya, mulai dari luka ringan hingga cacat permanen. Aksinya terhenti saat secara tidak sengaja dia melukai korban yang ternyata mengenalinya. 

"Ya akhirnya, tak butuh waktu lama, pihak kepolisian menangkap saya dan teman-teman," ujarnya.

Karena perbuatannya, Renaldi dan teman-temannya sempat mendekam di LP Cebongan, sebelum akhirnya dipindah ke Lapas Anak Kelas II B Wonosari, Gunung Kidul. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika menjadi tahanan lapas, Renaldi mendapatkan pelajaran yang membuatnya dan teman-temannya jera.

"Saya dan teman-teman dipukuli oleh warga binaan dewasa. Ternyata, mereka juga tidak suka dengan perbuatan kami," akunya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT