News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buaya Sering Muncul, Warga Meurebo Mengaku Resah

Warga di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya
Selasa, 11 Oktober 2022 - 16:58 WIB
Buaya Sering Muncul, Warga Meurebo Mengaku Resah
Sumber :
  • Tim TvOne/ Chaidir Azhar

Aceh Barat, Aceh - Warga di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureubo, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya. Hal tersebut, membuat masyarakat sekitar takut untuk beraktivitas berdekatan dengan sungai.

Saiful Ambiya, warga setempat menuturkan, kemunculan diduga buaya itu sudah dalam satu bulan terakhir. Empat hari lalu pernah juga menampakkan diri di tengah sungai, kendatipun warga khawatir mendekat karena takut diterkam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Sejak sebulan buaya tersebut sering muncul, memang tidak ada korban apapun, namun munculnya itu sepanjang Gampong Pasi Pinang sampai ke Pulo Teungoh dalam Kecamatan Meureubo,” ujarnya, Senin (11/10/2022).

Dengan kemunculan buaya tersebut, kata dia, banyak masyarakat yang bersumber mata pencaharian di sekitar DAS Krueng Meureubo mulai waspada. Para pencari kerang dan penjala udang sungai, khawatir terjadi hal yang buruk saat bekerja.

“Dengan seringnya muncul buaya tersebut, warga yang yang selama ini bersumber pencarian di sungai seperti menjala udang dan mencari kerang jadi khawatir,” sebutnya.

Warga berharap Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, bisa mengambil tindakan segera, agar kemunculan yang diduga buaya ini tidak membuat warga resah.

"Kita berharap pihak terkait segera turun, untuk menangkap buaya tersebut sebelum ada  korban," pintanya.

Sementara itu, Dahlan warga lainnya juga mengaku sangat khawatir dengan kemunculan buaya, karena selama ini sungai tersebut telah menjadi tempat ia mencari nafkah.

"Kami sangat resah, karena selama ini kami tidak pernah melihat buaya di sungai ini, namun kenapa sekarang ada," ucapnya.

Sejak seringnya muncul buaya, warga sudah mulai mengurangi aktivitas di sekitar sungai untuk menghindari buruk terjadi.

"Kami sudah membatasi aktivitas di sungai, hal ini karena untuk menghindari hal buruk yang terjadi," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sudah dilaporkan kepada pihak terkait namun hingga saat ini belum ada tindakan serius, sehingga warga hanya bisa pasrah.(KHA/LNO)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT