GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Songket Asli Banyuasin Tergerus Zaman, Pengrajin Desa Merah Mato Kesulitan Pemasaran

Di tengah derasnya arus modernisasi, Desa Merah Mato, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, masih bertahan menjaga warisan budaya lokal
Senin, 2 Februari 2026 - 11:57 WIB
Pengrajin menunjukkan songket asli Banyuasin.
Sumber :
  • tim tvOne/Andi Salani

 

Banyuasin, tvOnenews.com - Di tengah derasnya arus modernisasi, Desa Merah Mato, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, masih bertahan menjaga warisan budaya lokal berupa songket asli Banyuasin. Kain tradisional sarat makna ini telah diwariskan secara turun-temurun, namun kini keberadaannya kian terpinggirkan oleh perkembangan zaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desa Merah Mato dikenal sebagai salah satu sentra pembuatan songket asli Banyuasin. Kerajinan tenun tradisional ini bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga menjadi identitas budaya masyarakat setempat yang telah hidup selama puluhan tahun.

Hampir setengah dari jumlah warga desa menekuni usaha pembuatan songket. Dengan menggunakan alat tenun tradisional, para pengrajin merangkai benang demi benang menjadi kain songket bermotif khas Banyuasin, yang selama ini digunakan dalam berbagai upacara adat dan kegiatan budaya.

Namun seiring perkembangan zaman, para pengrajin dihadapkan pada tantangan berat. Minimnya minat pasar, mahalnya bahan baku berkualitas, serta sulitnya akses pemasaran membuat songket asli Banyuasin semakin terdesak.

“Kami kesulitan memasarkan songket. Selama ini hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung ke desa atau pesanan tertentu saja. Untuk masuk ke pasar yang lebih luas, kami belum punya akses dan sarana,” ujar Kartika, pengrajin songket Desa Merah Mato, Senin (2/2/2026).

Kondisi tersebut berdampak langsung pada pendapatan pengrajin sekaligus mengancam keberlanjutan warisan budaya daerah. Banyak pengrajin yang terpaksa mengurangi produksi karena hasil tenun sulit terjual.

Hal senada disampaikan Wahid, Ketua RT 07 Desa Merah Mato. Ia menilai pemasaran menjadi persoalan utama yang harus segera dicarikan solusi.

“Kalau soal keterampilan, warga di sini sudah ahli. Yang jadi masalah justru pemasaran. Tanpa bantuan promosi dan tempat penjualan yang layak, songket ini sulit bersaing,” kata Wahid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pengrajin berharap adanya dukungan nyata dari pemerintah dan pihak terkait, tidak hanya dalam bentuk pembinaan, tetapi juga fasilitasi pemasaran, penyediaan galeri kerajinan, hingga promosi digital agar songket asli Banyuasin bisa dikenal lebih luas.

Tanpa upaya nyata dan berkelanjutan, songket asli Banyuasin yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat dikhawatirkan akan perlahan menghilang, tergerus oleh zaman. (Asi/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

ICW bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus pemerasan oleh oknum polisi ke KPK pada 23 Desember 2025
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Nama Patrick Kluivert kembali mencuat ke publik. Setelah tak lagi menukangi Timnas Indonesia, mantan striker Belanda itu dirumorkan masuk radar calon pelatih ..
Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Komisi IX DPR RI menyoroti lambannya reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), terkhusus di Jambi.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.

Trending

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.
Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT