News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bakrie: Sumsel Motor Ekonomi Sumatera, Kadin Siapkan Insentif Jangka Panjang Pengusaha 

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, meresmikan tiga dapur MBG dan juga pameran pameran Kadin Sumsel Expo 3rd Tahun 2025, di transmart Palembang, Selasa
Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:22 WIB
Ketua Kadin Indonesia bersama Kadin Sumsel dan gubernur saat membuka pameran expo 2025.
Sumber :
  • Pebri

Palembang, tvOnenews.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, meresmikan tiga dapur MBG dan juga pameran pameran Kadin Sumsel Expo 3rd Tahun 2025, di Transmart Palembang, Selasa (21/10/2025).

Sebelum meresmikan pameran expo Kadin Sumsel, Anindya Bakrie meninjau langsung beberapa pameran pelaku UMKM di kota Palembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan komitmen Kadin dalam mendukung pelaku usaha melalui pemberian likuiditas tambahan bekerja sama dengan berbagai bank, termasuk bank daerah di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

“Saya tadi bertemu dengan beberapa bank, termasuk bank provinsi Sumbagsel. Ini bukan hanya tentang dua pihak, tetapi seluruh pelaku usaha yang bernaung di bawah Kadin,” kata Anindya saat kunjungan kerjanya di Palembang.

Menurutnya, di tengah efisiensi pendapatan dari dunia usaha, para pelaku ekonomi daerah harus berpikir jernih dan inovatif dalam meningkatkan investasi serta perdagangan. Di sinilah, kata Anindya, peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah untuk memperkuat perekonomian daerah.

“Meski ada penghematan di sana-sini, pemerintah daerah tetap perlu memikirkan cara memberikan insentif jangka panjang bagi pengusaha agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetap meningkat,” ujarnya.

Anindya menyebut Sumatera Selatan merupakan salah satu motor ekonomi Pulau Sumatera, terutama melalui sektor perkebunan seperti kelapa sawit serta sektor pertambangan yang begitu besar.

“Untuk itu, Kadin bersama pemerintah provinsi siap bekerja sama dalam berbagai program, termasuk public-private partnership untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis seperti Pelabuhan Tanjung Carat," katanya.

Ia juga mengapresiasi maraknya festival dan pameran yang menurutnya menunjukkan geliat ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Anindya juga meresmikan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Selatan. Program ini menjadi bagian dari target Kadin dalam mewujudkan 1.000 titik dapur MBG secara nasional.

“Saat ini sudah ada sekitar 500 titik, dan hari ini tiga titik diresmikan dari total 52 titik yang ditargetkan di Sumsel. Ini sudah hampir 6 persen dari target nasional, cukup bagus,” ungkapnya.

Ia turut menyoroti perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah yang mulai menggeliat. 

“Saya tadi lihat pelaku UMKM menjual berbagai produk seperti lampan, alat penggoreng, hingga peralatan penyimpanan. Ini menunjukkan bahwa program MBG membawa industrialisasi tersendiri dan UMKM bisa ikut terlibat,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anindya menegaskan, tujuan utama Kadin adalah menghubungkan likuiditas yang tersedia dan insentif yang ada dengan pelaku usaha.

Harapannya, hal ini dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat serta menumbuhkan pengusaha-pengusaha baru yang mampu membuka lebih banyak peluang kerja. (peb/nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT