News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Uang Rp1 Miliar Raib, Vira Vazria Kirimkan Kuasa Hukum ke Bank Plat Merah

Uang di dalam tabungan atas nama Vira Vazria di Bank Plat Merah mendadak hilang lebih kurang Rp1 miliar
Rabu, 23 Maret 2022 - 04:07 WIB
Uang Rp1 Miliar Raib, Vira Vazria Kirimkan Kuasa Hukum ke Bank Plat Merah
Sumber :
  • Tim Tvone/Ahmidal

Medan, Sumatera Utara - Uang di dalam tabungan atas nama Vira Vazria di Bank Plat Merah mendadak hilang lebih kurang Rp1 miliar,  Kuasa Hukum, Benri Pakpahan, SH bersama rekan Advokasi Erwin San Sinaga, SH kunjungi Kantor Cabang Bank BRI Sisingamangaraja  di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara, Selasa, (22/03/2022).
 
Kedatangan Kuasa Hukum Nasabah ini, untuk mempertanyakan uang kliennya yang raib sebanyak Rp1 miliar. Isi tabungan milik Vira Vazria semula senilai Rp1.6 miliar, kini hanya tersisa  24 Juta rupiah.
 
Diketahui peristiwa itu disadari Vira sejak tahun 2021 lalu, namun hingga saat ini, pihak bank belum bisa memberi penjelasan kemana uang itu berpindah.
 
Pantauan tim tvonenews.com di lokasi, Manager Operasional, Muhammad Nasrullah menemui sejumlah kuasa hukum yang dikirim Vira Vazria untuk menyelesaikan kasusnya. Terlihat Kuasa Hukum Benri Pakpahan dan Edwin San Sinaga beradu argumen.
 
Benri Pakpahan dan teman Advokasi lainya merasa kesal kepada Kepala Bank BRI Sisingamangaraja lantaran terlihat tidak kooperatif.
 
"Ini yang kelima kali kami datang, tapi Kepala Bank Plat Merah ini enggan untuk menghadapi kami untuk memberi penjelasan kemana sebenarnya uang klien kami berpindah," cetusnya.
 
 
Benri menjelaskan bahwa kliennya Vira Vazria warga Medan Perjuangan itu telah membuka sebuah rekening di Bank BRI Sisingamangaraja.
 
"Iya saat ini kita datang ke BRI untuk mempertanyakan adanya kehilangan uang nasabah kita dari sini. Karena dari sini korban membuka buku rekeningnya di BRI jalan Sisingamangaraja ini," jelasnya.
 
Ia juga menduga ada keanehan dalam managemen Bank Plat Merah tersebut. Vira Vazria tidak bisa mencetak atau print buku tabungan miliknya.
 
"Kita duga pengambilan uangnya itu melalui teller bank BRI yang ada di sini. Dari rekening koran, semua transaksi keluar dari teller yang ada di sini. Pihak Bank tidak bisa mencetak buku tabungan yang dipegang klien kami dengan alasan telah diterbitkan buku tabungan yang baru dan ATM baru," paparnya.
 
Sepanjang waktu hampir genap setahun persoalan yang menimpa Vira Vazria sampai kini belum ada titik terang dari pihak Bank.
 
"Mereka selalu beralasan untuk menghubungi, namun tidak pernah dilakukan. Pihak bank tidak bisa menunjukkan bukti rekaman CCTV, jika benar klien kami yang mengambil uang itu dari teller," kata dia.
 
Tidak sampai di situ saja, Benri Pakpahan pun telah menkonfirmasi langsung ke Kantor Wilayah dan meminta di pertemukan dengan Kepala Bank BRI Cabang Sisingamangaraja, namun hingga sekarang belum juga berhasil.
 
"Di Kanwil kita ketemu dengan Kabag Pelayanan dan Legal, alasanya nanti dikabari," tuturnya.
 
Erwin San Sinaga menambahkan, sebagai plat merah, seharusnya Bank BRI memberi pelayanan ke masyarakat yang baik. "Hari ini kita tidak mendapat pelayanan itu,” tambahnya.
 
Erwin berharap Pimpinan Bank BRI segera mengklarifikasi persoalan yang terjadi kepada Vera Vazria.
 
"Kepada Pimpinan Bank BRI untuk segera memberi klarifikasi. Tidak jadi abu-abu dan fakta kebenarnya dapat terlihat," tegasnya.
 
Di lokasi yang sama, usai pertemuan antara Kuasa Kuhum dan Pihak Bank, tim tvonenews.com mencoba meminta keterangan dari Manajer Operasional Bank BRI Cabang Sisingamangaraja, Muhammad Nasrullah tentang persoalan sebenarnya yang terjadi, namun ia enggan banyak berkomentar.
 
"Saya tidak berkompeten menjawab, ke Kanwil saja," katanya sambil meninggalkan Kuasa Hukum dan awak media.
 
(Ahmidal Yauzar/Lno)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT