News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Residivis Kasus Pembunuhan Alami Gangguan Jiwa, Dipasung 1 Bulan Setelah Memukuli Abang Iparnya

Seorang laki-laki inisial LH berusia 45 tahun warga Dusun Lapan Lombu, Desa Lubuk Sikkam, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara dipasung
Rabu, 13 September 2023 - 09:16 WIB
LH saat Berada Didalam Pasungan
Sumber :
  • Tim TvOne/Syaren Situmorang

Tapteng, tvOnenews.com - Seorang laki-laki inisial LH berusia 45 tahun warga Dusun Lapan Lombu, Desa Lubuk Sikkam, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara dipasung di sebuah kandang terbuat dari kayu berukuran sekitar 2x2 meter di samping rumah keluarganya di Lingkungan VII Sihiong, Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut, Tapteng.

LH yang mengalami gangguan jiwa, dipasung sekitar 1 bulan lalu atas permintaan keluarga kepada masyarakat, setelah baru-baru ini mengamuk dengan memukuli abang iparnya sendiri di dalam rumah dengan menggunakan batu besar hingga terluka parah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikian disampaikan oleh Lurah Lumut, Safril Lubis kepada tvOnenews.com, Selasa (12/9/2023).

"Iya, LH dipasung atas permintaan keluarga kepada masyarakat," katanya.

Safril mengungkapkan LH pernah melakukan pembunuhan di kampungnya. Namun setelah bebas dari penjara, LH tinggal di rumah abang iparnya di Lingkungan VII Sihiong, Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut, Tapteng.

"Dia itu (LH) pernah membunuh orang di kampungnya, kemudian tinggal di rumah abang iparnya di Kecamatan Lumut," jelasnya.

Menurut Safril, selama ini LH memang tidak mengamuk kalau rutin mengonsumsi obat.

"Namun belakangan dia (LH) tidak mau memakan obatnya, tapi obatnya dibuang. Kumat lah dia hingga kemudian memukuli abang iparnya dengan batu besar. Bahkan hingga saat ini abang iparnya itu masih terbaring di rumah belum bisa bekerja," katanya.

Karenanya, lanjut Safril, atas permintaan keluarga kepada masyarakat, LH pun akhirnya dipasung.

Sekitar satu bulan dipasung, kondisi LH pun diketahui aparat kepolisian karena kondisi LH semakin memprihatinkan di dalam kandang pasungan itu. 

Selanjutnya, Kapolsek Sibabangun Iptu Dorpis Sitompul bersama personel dan aparat Kelurahan Lumut serta petugas medis mendatangi rumah keluarga LH, meminta LH agar dibebaskan dari pasungan tersebut.

Setelah disepakati, LH pun dikeluarkan dari kandang tersebut oleh kepolisian, aparat kelurahan bersama masyarakat, Senin (11/9/2023) kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"LH sudah dibebaskan dari pasungan tersebut dan dibawa berobat ke RSUD Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah," kata Kapolsek Sibabangun, Iptu Dorpis Sitompul. (ssg/haa)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT