Dari kalender Hijriah dirilis Kemenag, tanggal 1 Syaban 2026/1447 Hijriah jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Nisfu Syaban 2026 pada malam 2-3 Februari 2026.
Malam 1 Rajab 1447 Hijriah/2025 Masehi jatuh setelah waktu Maghrib pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sementara 1 Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.
Bulan Rajab jadi salah satu bulan haram dalam kepercayaan Islam. Ini adalah bulan yang memiliki keistimewaan. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!
Mengacu Kalender Hijriah Tahun 2026, tanggal 1 Rajab 1447 H/2025-2026 M jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025, dimulai dari waktu Maghrib Sabtu, 20 Desember 2025.
KB suntik 1 bulan dan 3 bulan sama-sama efektif mencegah kehamilan, tapi punya efek samping berbeda. Kenali risikonya agar lebih aman untuk jangka panjang.
âHari ini sebagai contoh, Persija mulai berlatih pada pukul 18.00 (WIB), setelah buka puasa dan makan kami akan meneruskan latihan,â kata Pelatih Carlos Pena
Merasa bahwa pemeran wanita dalam video yang tersebar di platform X bukan dirinya, Bulan Sutena pun buru-buru menanggapi. Dalam klarifikasinya wanita berparas..
Kementerian Agama (Kemenag) RI merilis kalender Hijriyah menyatakan 1 Rajab 1446 H bertepatan pada Rabu, 1 Januari 2025 atau tahun baru Masehi. Baca doanya...
Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) resmi diluncurkan di Hotel Santika Kota Medan. Acara ini dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung, dan Guru Besar Kesehatan Masyarakat, Prof Ayu Pitaloka Pasaribu.
Umat Muslim akan merayakan Tahun Baru Islam 1446 H. Lantas, kapan tanggal 1 Muharram 2024? Berdasarkan jadwal kalender Hijriah Kemenag RI jatuh di tanggal ini.
Seorang laki-laki inisial LH berusia 45 tahun warga Dusun Lapan Lombu, Desa Lubuk Sikkam, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara dipasung
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.