News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Residivis Paruh Baya di Tanjungpinang Bunuh dan Mutilasi Istri, Polisi Ungkap Motif Sakit Hati

Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan seorang pria paruh baya terhadap istrinya di Perumahan Bintan Permata Indah, Jala
Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:34 WIB
Pelaku pembunuhan dan mutilasi ditangkapt polisi.
Sumber :
  • tim tvOne/Kurnia Syaifullah

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan seorang pria paruh baya terhadap istrinya di Perumahan Bintan Permata Indah, Jalan Ganet, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Nasrun (67) yang merupakan residivis nekat menghabisi nyawa istrinya, Harsalena (58), setelah diliputi emosi dan sakit hati yang telah lama dipendam.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, menjelaskan peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (25/2/2026) malam. Cekcok rumah tangga kembali pecah sebelum akhirnya berujung tragedi pembunuhan sadis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelaku keluar rumah mengambil kayu bulat sepanjang kurang lebih 50 sentimeter dan memukul bagian belakang kepala korban berulang kali hingga meninggal dunia,” ungkap Indra, Jumat (27/2/2026).

lebih lanjut Kapolres mengungkapkan, motif pembunuhan tersebut dilatarbelakangi sakit hati karena pelaku merasa sudah tidak dihargai sebagai suami sejak bebas dari penjara.

"Pelaku ini residivis, baru keluar penjara dan merasa sakit hati karena tidak dihargai sebagai suami," jelas Kombes Indra. 

Dari hasil penyidikan polisi, pembunuhan tersebut diduga telah direncanakan. Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel menyebut pelaku sebelumnya sempat melihat sebuah galian di kawasan Kampung Bulang dan berniat menjadikannya lokasi pembuangan jasad jika pertengkaran kembali terjadi.

"Lobang galian tidak jauh dari rumah kerabat mereka telah dipersiapkan untuk mengubur jasad korban," ujar AKP Wamilik.  

Awalnya, Nasrun berencana membuang jasad korban secara utuh. Namun karena tak sanggup mengangkat tubuh korban seorang diri, ia justru melakukan tindakan keji dengan memotong bagian kaki korban menggunakan parang dan talenan kayu.

Ironisnya, kasus ini terungkap setelah pelaku sendiri memberitahu anaknya sepulang magrib bahwa ia telah membunuh ibunya. Sang anak histeris, dan membuat warga sekitar perumahan geger.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi yang melakukan pengejaran akhirnya meringkus Nasrun di wilayah Kabupaten Bintan. Sejumlah barang bukti diamankan, mulai dari kayu bulat, parang, talenan, kain, hingga karung yang digunakan pelaku.

Kini Nasrun dijerat Pasal 459 jo Pasal 458 ayat (1) dan (2) jo Pasal 23 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana. Ia terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup. (Ksh/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT