News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis! Duel Sambil Live Instagram, Ferdi Tewas di Tangan MR

Sambil live di Instagram, korban Ferdi Frandiko Sajagat (18) meninggal ditangan pelaku MR yang tegah menghabisi korban dengan menggunakan senjata tajam. Korban
Rabu, 9 Agustus 2023 - 12:11 WIB
MR, pelaku duel maut live di Instagram.
Sumber :
  • Tim tvOne/Pebri

Palembang, tvOnenews.com - Sambil live di Instagram, korban Ferdi Frandiko Sajagat (18) meninggal ditangan pelaku MR yang tegah menghabisi korban dengan menggunakan senjata tajam. Korban sendiri tewas di Kawasan Jalan Irigasi, Kecamatan IB I, Palembang, Senin (7/8/2023) pukul 00.30 WIB.

Usai membunuh korban, dalam hitungan jam saja, Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, bersama Polrestabes Palembang dan Polsek IB I berhasil mengamankan tersangka MR. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, didampingi Kasat Reskrim, AKBP Haris Dinzah mengatakan, berdasarkan informasi yang masuk ke aplikasi Banpol terdapat korban yang diantar ke Rumah Sakit Siti Khodijah dalam kondisi sudah meninggal dunia dan pengantarnya melarikan diri.

"Berdasarkan info tersebut, anggota Polsek IB I langsung mendatangi rumah sakit. Oleh karena itu, Sat Reskrim Polrestabes Palembang bersama Polsek IB I dibantu Jatanras Polda Sumsel melakukan tindakan penyelidikan bersama-sama," kata Kombes Pol Harryo.

Kombes Pol Harryo mengatakan, selanjutnya dari hasil penyelidikan dan pengembangan kita mendapatkan informasi korban bernama Ferdi. Menurut keterangan dari orang tuanya sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah. 

"Ternyata beredar sebuah video viral di Instagram sebuah peristiwa duel atau satu lawan satu, dan ternyata salah satu yang duel adalah korban Ferdi. Lalu setelah didalami dari video tersebut, selaku pihak lawan adalah rekan korban inisial MR dan kita berhasil identifikasi pada malam harinya kita cari dan akhirnya diserahkan pihak keluarga ke polisi," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk modusnya, lanjut Kombes Pol Harryo Sugihhartono bahwa, didasari perbuatan yang tidak terlalu berarti. "Berawal dari sebuah perasaan harga diri, hingga saling tantang-tantangan hingga terjadi duel. Pada saat korban terjatuh kena tusukan celurit, tersangka MR sempat membantu korban mengangkat ke atas sepeda motor teman korban untuk dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Dalam duel terjadi sambil live menunjukkan bahwa ada keberanian, sehingga, sambung Kombes Pol Harryo bahwa, inilah yang perlu diberikan edukasi kepada anak-anak yang belum mengerti hukum. "Kita imbau kepada pihak terkait lainnya bisa memberikan edukasi kepada anak-anak ini," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT