News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beras, Cabai Merah dan Upah ART, Penyebab Inflasi Tertinggi Periode Juli di Kota Pematang Siantar

Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) umum Kota Pematang Siantar pada periode Juli 2023 mengalami inflasi sebesar 0,10% (mtm). Realisasi tersebut lebih rendah
Kamis, 3 Agustus 2023 - 17:06 WIB
Tabel Inflasi dan Deflasi Bulan Juli 2023 Kota Pematangsiantar
Sumber :
  • Tim TvOne/Daud Sitohang

Pematang Siantar, tvOnenews.com - Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) umum Kota Pematang Siantar pada periode Juli 2023 mengalami inflasi sebesar 0,10% (mtm). 

Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi Provinsi Sumatera Utara yang mengalami inflasi sebesar 0,30% (mtm) dan realisasi inflasi Nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,21% (mtm). Secara tahunan, Kota Pematang Siantar mengalami inflasi sebesar 3,17% (yoy).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan, Muqorobin selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar, di hadapan wartawan Selasa (2/8/2023).

Menurut Muqorobin, inflasi pada Juli 2023 utamanya didorong oleh kenaikan harga beberapa komoditas diantaranya cabai merah, beras dan upah asisten rumah tangga.

Cabai merah mengalami inflasi sebesar 50,96% (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,25%. Sementara itu, beras dan upah asisten rumah tangga masing-masing mengalami inflasi sebesar 1,54% (mtm) dan 2,41% (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,08% dan 0,04%.

“Kenaikan harga cabai merah terjadi seiring dengan penurunan supply cabai merah di Pematang Siantar akibat sentra-sentra cabai merah di Simalungun yang memasuki masa tanam. Sementara itu kenaikan harga beras terjadi seiring dengan kenaikan harga gabah di petani dimana berdasarkan Data BPS Sumut rata-rata harga GKG (Gabah Kering Giling) dan GKP (Gabah Kering Panen) mengalami kenaikan sebesar 1,13% (mtm) dan 5,25% (mtm),” sebutnya.

Selanjutnya, Muqorobin menjelaskan bahwa tekanan inflasi lebih lanjut ditahan oleh deflasi pada beberapa komoditas diantaranya daging ayam ras, ikan tongkol, dan jeruk . Daging ayam ras mengalami deflasi sebesar -7,03% (mtm) dengan andil deflasi sebesar -0,08%. Sementara itu, ikan tongkol dan jeruk masing-masing mengalami deflasi sebesar -13,58% (mtm) dan -9,70% (mtm) dengan andil deflasi sebesar -0,07% dan -0,06%.

Harga daging ayam ras mengalami penurunan harga seiring dengan adanya normalisasi tingkat permintaan pasca Hari Raya Idul Adha di Bulan Juni 2023. Selain itu dari sisi pasokan, berdasarkan hasil survei PIHPS Pasokan Pematang Siantar, rata-rata jumlah pasokan daging ayam ras juga turut meningkat dari 152,2 kwintal di Bulan Juni 2023 menjadi 182,75 kwintal di Juli 2023. Penurunan harga ikan tongkol dan jeruk juga didorong oleh pasokan yang terjaga pada kedua komoditas pangan tersebut.

Berdasarkan disagregasi inflasi, kelompok Volatile Food mengalami inflasi sebesar 0,26% (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,06%. Sementara itu, kelompok Inflasi Inti dan Administered Price masing-masing mengalami inflasi sebesar 0,03% (mtm) dan 0,10% (mtm) dengan andil inflasi masing-masing sebesar 0,02% dan 0,02%.

“Dalam upaya untuk mengendalikan Inflasi di bulan Juli 2023, TPID Kab/Kota di Wilayah Kerja KPwBI Pematang Siantar telah melaksanakan beberapa program, di antaranya melakukan monitoring harga komoditas secara harian melalui PIHPS maupun harga Diskoperindag,” tandasnya.

Kemudian, tambah Muqorobin, guna menekan laju inflasi juga dilaksanakan pelaksanaan Capacity Building Tim Teknis TPID se-wilayah kerja KPw BI Pematang Siantar, serta rapat teknis bersama TPID Pematang Siantar merencanakan pelaksanaan pasar murah di Bulan Agustus 2023 dan rencana Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan Karo dan Humbang Hasundutan di tahun 2023.

Berikut Komoditas dengan andil inflasi terbesar, diantaranya, Cabai Merah dengan inflasi 50,96% (mtm); Andil Inflasi 0,25%. Beras dengan Inflasi 1,54% (mtm); Andil Inflasi 0,08%.

Kemudian diikuti oleh upah Asisten Rumah Tangga dengan Inflasi 2,41% (mtm); Andil Inflasi 0,04, dan kentang dengan Inflasi 22,21% (mtm); Andil Inflasi 0,04%.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, komoditas dengan andil deflasi terbesar di antaranya, Daging Ayam Ras, dengan Deflasi -7,03% (mtm); Andil Deflasi -0,08%. Ikan Tongkol Deflasi -13,58% (mtm); Andil Deflasi -0,07%.

Selanjutnya, Jeruk dengan deflasi -9,70% (mtm); Andil Deflasi -0,06%, Sawi Hijau dengan deflasi -22,48% (mtm); Andil Deflasi -0,05%. (dsg/lno) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT