News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pisro, Ikan Bakar Berkuah Kental Kuliner Khas Lampung, Begini Cara Membuatnya

Mendengar kata 'pisro', tentu kita akan merasa asing dan mengacu kepada kue singkong isi gula merah kelapa, yang digoreng dan dijajakan bersama comro. Sebagai
Sabtu, 20 Mei 2023 - 19:24 WIB
Pisro, kuliner khas Lampung siap dinikmati
Sumber :
  • Tim tvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, tvOnenews.com - Mendengar kata 'pisro', tentu kita akan merasa asing dan mengacu kepada kue singkong isi gula merah kelapa, yang digoreng dan dijajakan bersama comro. Sebagai orang mengenak pisro merupakan singkatan dari pisang roll.

Nama pisro ini sekilas mirip nama camilan yang terbuat dari singkong bernama misro. Namun, pisro dan misro merupakan dua jenis makanan yang jauh berbeda.

Pisro merupakan kuliner olahan ikan khas daerah Lampung yang disiram dengan sambal bercita rasa asam, pedas, manis, gurih, dan segar. Hal inilah yang membuat olahan pisro begitu menggugah selera.

Pisro merupakan sajian olahan ikan khas Lampung yang sering diikutsertakan dalam hajatan warga Lampung Pepadun. Lampung Pepadun adalah suku Lampung yang menggunakan dialek (logat) "O", yang tinggal di Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Lampung Timur, Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat.

Pisro siap disajikan. (tim tvOne/Pujiansyah)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada zaman dulu, masyarakat menggunakan ikan betok dan tembakang sebagai bahan utama. Ikan jenis tersebut memiliki rasa gurih yang khas, berdaging tebal dan bertekstur padat.

Selain terasi, ikan bakar dalam kuah berbumbu kental menjadi pemain utama di balik rasa gurih masakan pisro. Rasa manis sekaligus pembentuk warna coklat kuah berasal dari gula aren yang digiling bersama bumbu. Irisan bawang merah menambah kedalaman rasa saat mencium aroma kuah yang kental. Penggunaan cabai yang berlimpah menjadikan menu ini cocok bagi penggila pedas.

Hidangan ini sebenarnya tidak begitu terkenal di Lampung. Karena itu, sebagai generasi penerus bangsa, kamu harus bisa mengolah dan menunjukkan hasil olahan pisro tersebut. Jika sulit menemukan ikan betok dan tembakang, pilih jenis ikan nila, gurame, atau ikan bandeng.

Bahan utama:
1 ekor (500 gr) ikan gurame
1 saset Desaku Marinasi
5 sdm air

Bumbu:
20 buah cabai rawit hijau
5 buah cabai rawit merah
3 buah cabai merah, rajang
3 sdm terasi bakar atau goreng
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
1 ½ buah tomat, belah 4 dan rajang halus

Bahan tambahan:
200 ml air panas
8 buah bawang merah, rajang tebal
5 buah cabai keriting, rajang ½ cm
1 buah jeruk nipis, peras ambil airnya
1 buah jeruk limau, peras ambil airnya (kulitnya jangan dibuang)

Cara membuat:
- Larutkan satu saset Desaku Marinasi dengan sdm air.
- Lumuri permukaan ikan dengan larutan Desaku Marinasi hingga merata.
- Bakar ikan hingga matang dan berwarna kuning keemasan.
- Haluskan cabai rawit hijau, cabai rawit merah, cabe merah, terasi, garam, gula dan tomat
- Peras jeruk limau ke dalam sambal, kemudian rajang kulitnya dan masukkan juga ke dalam sambal, ulek lagi sesaat.
- Masukkan air panas, bawang merah, cabai keriting dan air jeruk nipis, aduk rata.
- Letakkan gurame bakar di atas piring, siram dengan sambal tadi.
- Menu pisro ikan gurame khas Lampung siap disajikan.

Nah, itulah resep membuat pisro, makanan khas Lampung. Selamat mencoba. (puj/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT