News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ikut Ungkap Kasus Kematian Bripka AS, Besok Kompolnas Tiba di Sumut

Dipastikan besok, pada hari Senin (3 April 2023) tim Kompolnas tiba di Kota Medan untuk ungkap kasus Bripka AS. Tim ini akan dipimpin langsung oleh Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto
Minggu, 2 April 2023 - 13:59 WIB
Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti
Sumber :
  • Tim Tvone/Yoga

Medan, tvOnenews.com - Misteri tewasnya Bripka Arfan Saragih yang menuai konflik antara tewas bunuh diri menenggak racun sianida sesuai versi Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman VS Dugaan pihak keluarga yang malah menduga tewas tak wajar atau dibunuh terus bergulir. 

Tak hanya tim gabungan Polda Sumut yang mengaku sudah bekerja marathon dengan inti hasil penyelidikannya yang dirilis resmi ke media masih misterius lantaran diungkap sepenggal sepenggal, namun Kompolnas pun dipastikan turut terlibat untuk segera memulai melakukan investigasi dengan membawa indepensinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dipastikan besok, pada hari Senin (3 April 2023) tim Kompolnas tiba di Kota Medan. Tim ini akan dipimpin langsung oleh Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto.

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti menjelaskan, tim akan berkunjung ke Polda Sumatera Utara dan Polres Samosir untuk mengawasi penanganan kasus meninggalnya Almarhum Bripka Arfan Saragih.

"Kami akan ada di Medan hari Senin 3 April, dan selanjutnya ke Samosir pada hari Selasa 4 April, hingga hari Rabu 5 April, tim akan kembali ke Jakarta, ujar Poengky, Minggu (2 April 2023) yang dikonfirmasi tvonenews.com melalui ponselnya.

Sementara itu, Jenni Irene Boru Simorangkir, dan ayah ibu Almarhum Bripka Arfan Saragih yang dikonfirmasi mengatakan sedikit bernafas lega. 

Mereka menyampaikan syukur yang tak putus putus dalam doa, karena campur tangan dan kuasa Tuhan yang mengaminkan terwujudnya permohonan  dan harapannya. 

"Saya sebagai istri, dan ini dua anak anak serta keluarga besar kami, tentunya juga mertua saya, ayah dan ibu Almarhum senatiasa memanjatkan syukur. Tuhan sudah turut serta campur tangan dengan doa dan harapan kami. Kompolnas akan turun, dan kami keluarga besar almarhum Bripka Arfan Saragih berdoa buat kesehatan dan kebijakan bapak ibu dalam tim Kompolnas. Semoga tim yang datang dapat dengan segala kredibilitas, independensinya sekaligus marwah profesionalismenya, dapat mengungkap ini sesuai fakta.


"Kami yang masih terus berjuang, dengan keterbatasan kami hanya berharap keadilan dan kejelasan. Sudah kami kehilangan sosok penopang hidup yang sangat kami cintai, saya dan anak anak hidup menderita dengan hilangnya hak almarhum, bahkan sampai ditegaskan Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman kalau suami dan ayah anak anak tewas bunuh diri hingga dinayatakan perbuatan tercela. Almarhum suami saya pun dikebumikan dengan tanpa upacara pemakaman resmi Polri. Inilah inti perjuangan kami agar almarhum dapat tenang diperistirahatannya," sebut Jenni Boru Simorangkir, Minggu (02 April 2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Fridolin Siahaan SH selaku kuasa hukum menyebutkan bahwa nantinya tim akan terus berkordinasi dengan Kompolnas. Dan ia menyampaikan harapan yang serupa.

"Selain kedatangan Tim Kompolnas, saya sampaikan informasi hari ini sedang dilakukan rekon di samosir dikawal juga oleh tim kuasa hukum. Hal tersebut dimulai dari kemarin dan akan dilanjutkan hari ini, ucapnya mengakhiri.(ysa/fhr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT