News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penemuan Kerangka Manusia di Makassar Gegerkan Warga

Temuan kerangka manusia tertelungkup di bawah pohon pisang sebuah lahan kosong, Jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Selasa, 11 Juni 2024 - 15:20 WIB
kerangka manusia itu selanjutnya dibawa ke Bidokkes Polda Sulsel
Sumber :
  • Andri Resky

Makassar, tvOnenews.com - Temuan kerangka manusia tertelungkup di bawah pohon pisang sebuah lahan kosong, Jalan Tamangapa Raya, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (10/6/2024), menggegerkan warga maupun pengendara yang melintas.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerangka manusia tanpa identitas itu pertama kali ditemukan salah seorang pengendara ojek online yang saat itu hendak buang air kecil. Ojol itu pun lalu memberitahu warga sekitar dan Bhabinkamtibmas.

 

Aparat kepolisian sektor Manggala yang menerima laporan warga langsung mendatangi lokasi dan menemukan kerangka yang terbungkus kain berwarna biru dan hijau di balik rerumputan antara tembok rumah warga dan pohon pisang.

 

"Warga buang air kecil lihat kerangka mayat, lapor ke Polsek langsung kami turun ke TKP," ujar Kapolsek Manggala, Kompol Syamsuardi di lokasi.

 

Lokasi pun langsung dipasangi garis polisi mengingat banyaknya kerumunan warga dan pengguna jalan yang penasaran. Tidak berselang lama, petugas Tim Inafis Polrestabes Makassar dan Dokpol Bidokkes Polda Sulsel tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

Dari hasil olah TKP sementara, kerangka manusia itu berjenis kelamin perempuan diperkirakan berusia antara 70 hingga 80 tahun dan diperkirakan sudah meninggal sekitar dua hingga tiga bulan lalu.

 

"Dari pakaian yang digunakan, perempuan sekitar 70-80 tahun. Ada yang mengaku (keluarga), katanya sudah 3-4 bulan lalu ada anggota keluarga yang hilang," ungkapnya.

 

Usai dievakuasi, kerangka manusia itu selanjutnya dibawa ke Bidokkes Polda Sulsel guna proses identifikasi.

 

Hingga kini, polisi belum bisa memastikan penyebab dari kematian korban mengingat kondisinya yang hanya menyisakan kerangka, ditambah barang berharga berupa gelang dan cincin masih terpasang di lengan dan jemari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Untuk sementara masih didalami, kita tunggu pemeriksaan. Ada gelang, cincin dua dan pakaian yang digunakan," tandasnya.(ary/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT