GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah dan Toko di Ngawi Ludes Terbakar, Akibat Ditinggal Nonton Pertandingan Voli, Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Kebakaran hebat menghanguskan dua bangunan rumah dan toko milik Slamet (65) warga Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Selasa (30/8/2022).
Selasa, 30 Agustus 2022 - 12:57 WIB
Kebakaran rumah Kebakaran rumah di Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Selasa (30/8) dinihari sekitar pukul 00.15 WIB.
Sumber :
  • tvone - miftakhul erfan

Ngawi, Jawa Timur - Kebakaran hebat menghanguskan dua bangunan rumah dan toko milik Slamet (65) warga Desa Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Selasa (30/8) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. 

Beruntung tak ada korban jiwa dalam musibah terbakarnya rumah dan toko ini, lantaran saat kejadian seluruh penghuni rumah tengah asik menonton pertandingan voli Agustusan antar dusun di lapangan desa setempat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebakaran ini juga dibenarkan oleh Wahyudi, Kepala Desa Katikan, bahwasanya kebakaran terjadi saat ditinggal pemiliknya yang tengah melihat pertandingan bola voli antar dusun, kemudian ada tetangga korban yang melapor ke lokasi pertandingan.

“Kita dan juga pemilik rumah tadi kebetulan lagi nonton final pertandingan bola voli antar dusun di lapangan, kemudian tetangga korban meminta tolong kalau ada kebakaran, terus ada juga yang meminta tolong sampai ke lokasi pertandingan,” kata Wahyudi. 

Sementara itu, menurut Kapolsek Kedunggalar, AKP Juwahir, banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat api cepat membesar. Selain gas elpiji, juga ada bahan bakar bensin, solar yang membahayakan keselamatan warga, sehingga polisi yang datang ke lokasi kejadian selain membantu proses pemadaman juga melokalisir warga untuk tidak mendekat ke lokasi kebakaran.

“Kita datang untuk menjaga keamanan karena ini adalah toko. Di dalamnya banyak barang-barang berharga, kemudian ada elpiji, ada sepeda motor,” terang Juwahir. 

Menurut warga, api pertama kali muncul dari dalam toko sekaligus rumah huni milik Slamet yang menjual sembako, bensin, solar dan gas elpiji. 

Kobaran api dengan cepat menjalar ke rumah Wahyudi (37) yang tepat berada disebelahnya. Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Ngawi dikerahkan untuk memadamkan api.

Besarnya kobaran api dan angin kencang membuat petugas pemadam kebakaran kewalahan. Beruntung petugas berhasil dengan cepat melokalisir api, sehingga tidak menjalar ke rumah lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi masih akan melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran rumah tersebut apakah karena arus pendek listrik atau sebab yang lain. Diperkirakan kerugian akibat kebakaran ini ditafsir mencapai ratusan juta rupiah. (men/hen)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT