News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pastikan Hewan untuk Kurban Sehat Jelang Idul Adha, DKPP Madiun Cek Kesehatan Sapi di Peternakan

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, serentak melakukan pengecekan kondisi kesehatan ribuan sapi yang akan dijual untuk kurban
Selasa, 5 Juli 2022 - 07:05 WIB
Petugas memeriksa kesehatan hewan kurban
Sumber :
  • tvone - miftakhul erfan

Madiun, Jawa Timur - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, Senin (4/7/2022) serentak melakukan pengecekan kondisi kesehatan ribuan sapi yang akan dijual untuk kurban. Sementara itu para peternak kini mulai mengeluhkan minat pembeli yang menurun, serta harga jual sapi yang anjlok dampak PMK. 

Seperti pengecekan kondisi kesehatan sapi yang dilakukan oleh dokter hewan di kandang ternak milik Susilo Yogo Subroto (42) di Desa Kresek, kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Pemeriksaan hewan sapi potong ini meliputi, mata, mulut gigi dan kaki pada sapi. Pemeriksan ini intens dilakukan untuk mengantisipasi jika adanya hewan sapi yang dijual terindikasi virus penyakit mulut dan kuku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kali ini kita melakukan pemantauan kesehatan sapi di peternakan yang akan dijual untuk hewan kurban, fokusnya sapi yang akan dijual di Madiun itu sehat, selain itu juga mengantisipasi adanya PMK, sehingga kita bisa memastikan hewan kurban yang beredar di Madiun itu sehat dan layak dikonsumsi,” kata drh Bagus Sri Yulianta, Kabid Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, usai memeriksa hewan kurban. 

Masih lanjut Bagus, Pemeriksaan yang dilakukan adalah pada sapi yang memiliki gejala klinis dan juga seromantis pada sapi-sapi milik peternak yang akan dijual untuk hewan kurban. Hasilnya puluhan sapi yang sudah diperiksa SE kecamatan Wungu Madiun sehat. 

“Dari hasil pemeriksaan hari ini seluruhnya masih sehat dan aman untuk dikonsumsi, sementara jumlah populasi sapi potong di Kabupaten Madiun sebanyak 60.000 ekor dan sapi yang siap kurban sebanyak 2500 ekor sapi,” tambahnya. 

Di sisi lain para peternak sapi mengeluhkan kondisi penjualan hewan kurban saat ini, nilai jual sapi merosot drastis. Salah seorang peternak sapi  Susilo Yogo Subroto mengaku, ditahun sebelumnya dirinya mampu menjual sapi sebanyak 60 ekor, sedangkan saat ini untuk menjual sapi ternaknya sekitar 30 ekor saja kesulitan.

“Dampaknya terasa sekali mas, susah jualnya, harganya juga turun. Tahun lalu bisa jual 50-60 ekor sapi,sekarang 20-40 ekor sapi. Harga juga turun biasanya sapi standard harganya 28 juta sekarang tinggal 25 juta rupiah per ekor. Rugi nggak rugi ya mau gimana lagi tetep dijual,” pungkasnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT