News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atraksi Jaranan Hibur Pengungsi Bencana Semeru

Berbagai cara dilakukan guna memberikan hiburan tersendiri sekaligus trauma healing bagi para penyintas bencana Semeru, yang sejak 3 bulan terakhir masih bertahan di sejumlah tempat pengungsian
Senin, 7 Maret 2022 - 06:47 WIB
Atraksi jaranan di Pengungsian Semeru
Sumber :
  • tvone - wawan s

Lumajang, Jawa Timur - Berbagai cara dilakukan guna memberikan hiburan tersendiri sekaligus trauma healing bagi para penyintas bencana Semeru, yang sejak 3 bulan terakhir masih bertahan di sejumlah tempat pengungsian.

Salah satunya yang dilakukan oleh salah satu kelompok kesenian jaranan asal Driyorejo Gresik, yang menggelar berbagai atraksi di lokasi pengungsian lapangan desa Penanggal Kecamatan Candipuro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 55 orang seniman jaranan dan barongan diusung oleh Sanudin (51) pimpinan kesenian jaranan Setiyo Saputro ini.

"Ada 55 orang yang saya boyong kesini (Penanggal) untuk memberikan hiburan sekaligus trauma healing bagi para pengungsi," jelas Sanudin.

Selain 55 seniman, seperangkat gamelan lengkap juga di bawa termasuk 6 kuda kepang (lumping), 11 barongan, 3 celeng, 2 Bantengan serta 1 topeng Anoman.

Alhamdulillah penontonnya penuh, karena juga selain pengungsi juga disaksikan penduduk lokal dan pengguna jalan,"kata Sanudin.

Tak hanya menyajikan atraksi seni, kelompok ini juga telah melakukan kegiatan sosial dengan memberikan bantuan uang tunai kepada penyintas Semeru di Dusun Kamar Kajang dan Kampung Renteng.

Sumbangan yang diberikan, merupakan hasil ngamen, parkir dan donasi dari warga Driyorejo.

"Sebelum tampil saya dan rombongan menyampaikan langsung bantuan uang tunai bagi warga terdampak," kata Sanudin.

Yang membuat Sanudin senang, ternyata kehadiran kelompok seni pimpinnya ini disambut baik oleh para pengungsi dan penonton lainnya.

"Saya sangat bahagia, ternyata kesenian jaranan dan barongan sangat diminati pengungsi, yang artinya hal ini termasuk bagian dari upaya pelestarian seni budaya,"pungkas Sanudin.

Terpisah, Tumiran (60) salah satu pengungsi asal dusun Curah Kobokan, mengaku sangat terhibur termasuk dua cucunya, yang menyaksikan atraksi seni ini sampai akhir.

"Sangat menghibur sekali, Sampai sampai cucu saya ikut joget tadi," kata Tumiran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Tumiran dan ratusan pengungsi lainnya, kegiatan hiburan seperti ini sedikit banyak memberikan hiburan tersendiri bagi warga terdampak bencana Semeru untuk menghilangkan kejenuhan, sambil menanti proses pembangunan Huntara dan huntap selesai.

"Itung-itung buat hilangkan kejenuhan sambil nunggu Huntara dan huntap selesai,"pungkas Tumiran.  (Wawan Sugiarto/rey)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT