News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fosil Gajah Purba Stegodon Ditemukan di Hutan Tritik Nganjuk, Bukti Kehidupan Purbakala di Jawa Timur

Tim peneliti dari Arkeolog menemukan fosil gajah purba di kawasan Hutan Tritik, Nganjuk.
Jumat, 11 Oktober 2024 - 12:14 WIB
Fosil Gajah Purba Stegodon
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Tim peneliti dari Arkeolog berhasil menemukan fosil gajah purba di kawasan Hutan Tritik, Nganjuk. Temuan ini dianggap sebagai penemuan penting yang dapat membuka tabir kehidupan fauna prasejarah di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Sebelumnya, fosil gajah purba tersebut pertama kali ditemukan oleh komunitas cinta sejarah dan ekologi (Kota Sejuk) dan warga setempat. Melihat bentuk yang tidak biasa, warga kemudian melaporkan temuannya kepada pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dilakukan pengecekan oleh tim ahli, fosil tersebut diidentifikasi sebagai bagian dari spesies gajah purba yang diperkirakan hidup sekitar 800.000 tahun lalu pada era Pleistosen.

Kepala Penyelidikan dan Konservasi Koleksi Badan Geologi Kementrian ESDM, Unggul Prasetyo mengungkapkan bahwa fosil tersebut merupakan bagian dari tulang belakang, gigi dan gading yang masih utuh.

“Berdasarkan penelitian awal, kami meyakini bahwa fosil ini milik Stegodon Trigonocephalus, salah satu spesies gajah purba yang pernah mendiami wilayah Asia Tenggara,” jelasnya, Jumat (11/10).

Proses ekskavasi dilakukan dengan hati-hati untuk menjaga keutuhan fosil, yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 3 meter. Para arkeolog menggunakan teknik penggalian bertahap guna menghindari kerusakan pada struktur tulang.

Temuan ini menjadi signifikan karena fosil gajah purba sangat jarang ditemukan di daerah Jawa Timur, terutama di area hutan yang sebelumnya belum pernah diteliti secara mendalam.

Selain itu, tim juga menemukan beberapa fragmen tulang hewan lain di sekitar fosil banteng purba, harimau, kancil dan hewan laut yang menunjukkan bahwa kawasan Hutan Tritik pernah menjadi habitat bagi berbagai spesies besar pada zaman dahulu.

Lebih lanjut Unggul menambahkan, kami mencari titik potensi, kemudian kita tindak lanjuti dengan penggalian test, hasil daripada penggalian test, dapat satu titik yang potensial di tindak lanjuti penggalian lebih sistematis.

"Jadi disini kita menemukan suatu kerangka gajah purba jenis stegodon dan itu terkonfirmasi dari karakter giginya," tambah Unggul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah itu, kita mengejar posisi anatomisnya, seperti sebaran fosilnya," ujar Unggul.

"Alhamdulillah, saat ini kita sudah mendapatkan hasil yaitu rahang bawah, dengan giginya, ada pelpis masih anatomis kanan kiri, kemudian skat dan beberapa tulang rusuk, sesuai karakter gigi, gajah purba menunjukan usia dewasa,"ucap Unggul.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT