News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angin Puting Beliung Kembali Terjang Madiun, Rusak Rumah Sekolah dan Jaringan Listrik

Hujan lebat disertai angin puting beliung kembali menerjang permukiman warga di tiga desa seKecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Kamis (30/11), pukul 15.00 WIB.
Jumat, 1 Desember 2023 - 10:45 WIB
Dampak Angin Puting Beliung di Madiun
Sumber :
  • miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Hujan lebat disertai angin puting beliung kembali menerjang permukiman warga di tiga desa seKecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Kamis (30/11) sekitar pukul 15.00 WIB.

Bahkan sejumlah warga sempat merekam detik-detik terjangan angin puting beliung di sejumlah lokasi. Akibatnya, puluhan rumah warga yang tersebar di Desa Pandean, Kaliabu, dan Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan porak poranda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mujianto (36) warga Desa Pandean ini mengaku, awalnya cuaca panas saat siang hari. Kemudian datang mendung hitam yang disertai angin kencang. Hingga akhirnya puting beliung dari arah selatan ke utara datang dan merusak apapun yang dilewatinya. 

“Anginnya itu besar sekali, dari arah selatan ke utara langsung merusak apa saja yang dilewati. Seperti ar ini ambruk dan menimpa rumah serta usaha pencucian motor hancur,” kata Mujianto. 

Sejumlah warga pun berlarian menyelamatkan diri dengan berkumpul di pinggir jalan raya, karena khawatir jika berteduh di dalam rumah maka akan tertimpa reruntuhan genting maupun asbes atap rumah saat disapu angin. 

Rata-rata kerusakan yang terjadi adalah pada atap rumah, yang terbang dan hancur. Selain merusak rumah warga, angin puting beliung juga merusak sejumlah atap gedung sekolah, tempat parkir dan juga laboratorium milik sekolah setempat.. 

Terpisah Ahmad Prayoga yang merupakan pihak keamanan di sekolah mengatakan, kejadian tersebut berlangsung saat para siswa dan guru telah pulang, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

“Tadi angin puting beliung datang pas anak-anak sudah pulang, jadi Alhamdulillah tidak ada korban,” imbuhnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuai rencana, tim relawan, BPBD dan juga TNI-Polri akan berjibaku membantu pihak sekolah untuk mengevakuasi atap dan bangunan parkir sekolah yang terlempar hingga lapangan.

Hingga kini, petugas gabungan masih menyisir sejumlah lokasi kejadian untuk mendata kerusakan dampak angin puting beliung. Bahkan saat ini jaringan listrik di desa setempat putus akibat tertimpa pohon. (men/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT