News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bejat! Bapak di Magetan Setubuhi Anak Tirinya yang Masih SMP Hingga Hamil 16 Minggu

WW (35), seorang bapak di Kecamatan Karangrejo, Magetan tega menyetubuhi anak tirinya sendiri yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP hingga hamil 16 minggu. 
Selasa, 31 Oktober 2023 - 13:50 WIB
Pelaku pencabulan anak tiri hingga hamil
Sumber :
  • miftakhul erfan

Magetan, tvOnenews.com - WW (35), seorang bapak di Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan tega menyetubuhi Bunga (14) anak tirinya sendiri yang kini masih duduk di bangku kelas 1 SMP hingga hamil 16 minggu. 

Dalam press release yang digelar di Mapolres Magetan Selasa (31/10) pukul 09.30 WIB, AKP Budi Kuncahyo Kasi Humas Polres Magetan mengatakan, kasus persetubuhan ini terungkap setelah korban mendapat bimbingan konseling di sekolahnya, Kamis (26/10) dan langsung dilaporkan oleh gurunya DMR ke Polres Magetan, sore harinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awal terungkap setelah dilakukan bimbingan konseling di sekolahnya, karena korban sering terlambat sekolah dan juga sudah sepekan lebih tak masuk sekolah, hasil dari pemeriksaan kesehatan di puskesmas, korban ternyata hamil 16 minggu,” kata Budi. 

Budi menambahkan, pelaku mengakui bahwa perbuatan bejatnya kepada Bunga dilakukan karena dirinya suka dan timbul hasrat kepada korban saat berduaan di rumah.

Sementara ibu kandung korban yang bekerja di sebuah pabrik di Madiun sering pulang malam, apalagi saat kejadian terakhir sang istri tengah bekerja di Batam. Sehingga pelaku yang tak punya pekerjaan tetap leluasa melancarkan bujuk rayu kepada korban untuk melayani nafsu bejatnya. 

“Si anak ini sering berada di rumah sendirian, jadi saat pelaku minta, korban merasa ketakutan dan akhirnya mau menuruti apa yang diminta ayah tirinya tersebut,” imbuh Budi.

Ironisnya, WW ayah tiri korban seperti merasa tidak bersalah, dirinya mengaku melakukannya tidak ada perasaan tega atau tidak tega, selain nafsu saat melihat korban di rumah. Diakuinya, perbuatan tersebut dilakukan sudah empat kali sejak awal bulan Februari 2023 hingga 22 Oktober 2023 kemarin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bukan teganya pak tapi lebih ke khilafnya, sudah empat kali, istri saya kan kerja di Madiun pulangnya pasti malam hari, yang terakhir istri ada di Batam,” terang WW. 

Akibat perbuatanya, pelaku diancam pasal 81 ayat 1 dan ayat 3 UU RI No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara ditambah sepertiganya karena pelaku masih ada hubungan keluarga. (men/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT