Banjir Terjang Kampung-Kampung Nelayan di Pati Utara, Begini Kondisi Usai Sungai Tayu Muntahkan Air Bah: Waspada Banjir Susulan!
- tvOnenews.com/Rilo Pambudi
"Korban jiwa tidak ada, tapi ada dua rumah yang jebol dan empat perahu yang terbalik beserta alat-alat tangkap yang semuanya hilang terbawa banjir," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto memastikan aparat gabungan terus melakukan pemantauan dan pengamanan pascabanjir guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
Pasalnya, sampai saat ini wilayah Pati bagian utara masih diguyur hujan sehingga seluruh warga diminta untuk terus waspada.
"Kami dari Polsek dan rekan-rekan Koramil terus memantau dan memastikan warga dalam kondisi siaga. Tidak ada tanggul yang jebol, namun karena debit air yang tinggi dari pegunungan membuat air sungai meluber ke pemukiman," tutur AKP Aris Pristianto.
Ia menambahkan, selain Sambiroto dan Keboromo, sejumlah desa lain juga terdampak luapan sungai meski dengan intensitas yang berbeda.
"Ada dua desa yang terdampak parah, yakni Keboromo dan Sambiroto. Serta Tayu Wetan dan Margomulyo yang tepian sungai juga lumayan parah. Namun banjir bandang itu cepat, karena air mengalir deras juga, hanya sekitar dua jam sudah mulai surut alhamdulillah," ujarnya.
Hingga Sabtu siang, aparat TNI-Polri bersama warga masih melakukan pembersihan sisa lumpur dan material banjir yang menutup jalan serta masuk ke rumah-rumah warga.
"Personel kita turunkan lengkap, kami TNI-Polri dan masyarakat sejak tadi malam sampai dengan pagi tadi melakukan pembersihan jalan-jalan dan rumah-rumah. Kita berharap pada Pemerintah setelah ini segera ada perbaikan beberapa titik tanggul yang terkikis," tegasnya.
Tak hanya Tayu, dua kecamatan lain di Pati bagian utara yakni Margoyoso dan Dukuhseti juga mengalami hal serupa. Berdasarkan informasi yang diterima, terjadi juga tanggul jebol di wilayah tersebut.
Saat ini, aktivitas warga belum sepenuhnya kembali normal karena masih banyaknya lumpur yang tertinggal di rumah dan jalan-jalan. Seluruh masyarakat tetap diminta waspada mengingat potensi hujan susulan masih mungkin terjadi di wilayah hulu. (rpi)
Load more