Tim SAR Temukan Mayat Anak Laki-laki Korban Banjir Bandang di Desa Banjar, Buleleng, Bali
- tim tvone - aris wiyanto
Buleleng, tvOnenews.com - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan kembali satu korban banjir bandang yang sebelumnya dilaporkan hilang di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng. Hingga Senin (9/3) total korban yang dilaporkan menjadi empat orang, tiga ditemukan tewas dan satu korban masih hilang.
Selama 2 hari kemarin, tim SAR gabungan bersama warga telah menemukan 2 korban atas nama Dewa Ketut Adi Suarjana (55) dan Komang Suci (44).
"Pembagian tugas pencarian dibagi menjadi 4 titik," jelas Kadek Donny, Koordinator Pos SAR Buleleng.
Pada pukul 08.30 Wita, SRU laut bergerak melakukan penyisiran dengan menggunakan rubber boat. Empat personel dari Pos SAR Buleleng dan Balawista memfokuskan pencarian dari Pantai Banjar menuju ke arah barat. Sementara rubber boat Polair Polres Buleleng dengan 3 personel mengarah ke utara. Di lokasi berbeda, unsur SAR lainnya melaksanakan pencarian di sepanjang aliran Sungai Banjar mengarah ke pantai dan seputaran area dimana ditemukan korban pertama. Ada juga bantuan alat berat untuk mengangkat timbunan material-material besar yang terbawa banjir.
Sekitar pukul 11.40 Wita, SRU laut telah sandar di Pantai Banjar dengan hasil nihil. Sorti kedua dilanjutkan pada pukul 14.00 Wita dengan rubber boat Pos SAR Buleleng ke arah barat, menyusul pukul 15.07 Wita rubber boat Polair ke arah timur.
"Pencarian di perairan kita menemukan target kurang lebih pada pukul 15.42," ungkapnya.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan ciri-ciri lelaki, anak-anak dan masih mengenakan kaos berwarna biru, sesuai dengan korban atas nama Kadek Wahyu (12). Lokasi penemuan di Perairan Dencarik, kira-kira berjarak 3,5 KM dari lokasi rumah korban. Selanjutnya jenasah dibawa ke RSUD Buleleng.
Jenazah korban ketiga ini merupakan putra dari Komang Suci (44), korban tewas yang ditemukan diantara timbunan lumpur dan kayu di aliran sungai, setelah tim melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kedua korban ibu dan anak ini langsung dibawa ke RSUD Buleleng untuk proses identifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Banjir bandang yang menerjang wilayah Desa Banjar terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu selama beberapa jam. Tingginya debit air membuat sungai meluap dan membawa material lumpur serta kayu hingga masuk ke permukiman warga.
Load more