News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meriahnya Pesta Rakyat Kenduren Massal di Kudus, Santap 474 Tumpeng Ingkung

Bupati Kudus menyebut kenduren massal merupakan wujud syukur dan simbol persatuan masyarakat Kabupaten Kudus. Kenduren menjadi kegiatan tahunan Pemkab Kudus.
Sabtu, 23 September 2023 - 10:53 WIB
Kemeriahan kenduren massal di alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Momen kerukunan dan kebersamaan masyarakat Kudus tergambar saat acara kenduren massal, Jumat (22/9/2023) malam.

Ratusan masyarakat dari berbagai elemen duduk berdampingan di area Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Di depan mereka, ada tumpeng yang nantinya akan dinikmati bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bupati Kudus Hartopo menyebut kenduren massal merupakan wujud rasa syukur sekaligus simbol persatuan masyarakat Kabupaten Kudus. Menegaskan kembali bahwa Kudus selalu damai dan kondusif.

"Kenduren merupakan momen kebersamaan masyarakat tengah situasi yang aman dan kondusif ini," tuturnya.

Kenduren menjadi kegiatan tahunan yang merupakan salah satu rangkaian Hari Jadi Kota Kudus ke-474. Hartopo berterima kasih atas dukungan dari forkopimda, ulama, tokoh masyarakat hingga masyarakat desa yang terus menjaga suasana damai di tempat masing-masing.

"Matur nuwun semuanya. Kontribusi Bapak Ibu semuanya sangat berarti untuk menjaga keutuhan dan persatuan Kabupaten Kudus," urainya

Hartopo yang hadir bersama istri, Mawar Hartopo, melangitkan doa agar Kudus mendapat limpahan berkah dari Allah SWT, terhindar dari bencana, dan rakyatnya sejahtera. Orang nomor satu di Kudus ini optimis ke depan pembangunan di Kudus akan semakin maju.

"Mari kita sama-sama berdoa agar Kudus dijauhkan dari bencana, dari kriminalitas, dan rakyatnya makin sejahtera," ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Mutrikah menyebut ada 474 tumpeng dari berbagai instansi dan perwakilan masyarakat. Seluruh tumpeng dibagikan dan dinikmati bersama-sama seluruh masyarakat yang hadir dalam kegiatan kenduren.

"Jumlah tumpengnya sesuai dengan umur Kabupaten Kudus. Kami mendapat dukungan tumpeng dari OPD, perusahaan, perbankan, dan organisasi," terangnya.

Mutrikah menjelaskan Kenduren adalah budaya asli masyarakat Jawa. Tujuannya agar Kabupaten Kudus makin berkah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihaknya sengaja mencanangkan rentetan kegiatan dalam hari jadi Kudus sebagai upaya peningkatan ekonomi dan memberikan kenangan sebelum Hartopo purna tugas sebagai Bupati Kudus. 

"Selama pandemi kemarin semua kegiatan off. Baru setelah pandemi kami membuat rangkaian kegiatan hari jadi Kudus yang meriah. Semoga memiliki dampak baik yakni menarik wisatawan ke Kudus," tandasnya. (Gml/Dan)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT