News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Aksi Kejar Sopir Truk Vs Begal, Ternyata...

Warga Tasikmalaya digegerkan oleh aksi kejar-kejaran sebuah truk dan mobil pribadi di Jalur Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (15/05/2025) malam. Awalnya diduga sebagai aksi pembegalan, tetapi setelah ditangkap, para terduga pelaku justru mengaku sebagai wartawan.
Jumat, 16 Mei 2025 - 23:43 WIB
Tangkapan layar aksi kejar sopir truk
Sumber :
  • tvOnenews.com - Denden Ahdani

Tasikmalaya, tvOnenews.com – Warga Tasikmalaya digegerkan oleh aksi kejar-kejaran sebuah truk dan mobil pribadi di Jalur Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (15/05/2025) malam. Awalnya diduga sebagai aksi pembegalan, tetapi setelah ditangkap, para terduga pelaku justru mengaku sebagai wartawan.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra mengatakan bahwa lima orang berhasil diamankan kurang dari lima jam usai kejadian, berkat gerak cepat Tim Resmob. Mereka ditangkap di kawasan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah kita amankan. Kronologinya, sopir truk sedang tidur di pinggir jalan. Sekelompok orang datang mengetuk, korban takut dan memilih kabur. Kelompok itu lalu mengejar menggunakan mobil," jelas AKP Herman, Jumat (16/05/2025).

Sopir truk bernama Isep (34), warga Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, mengira dirinya hendak dibegal. Ia menyebut para pelaku sempat menunjukkan benda yang diduga senjata dan memaksanya turun dari kendaraan. Ia melarikan diri hingga akhirnya berhenti di turunan Strawberi, Jalur Gentong, dan meminta bantuan warga serta Tim Ganjel.

Saat diperiksa, kelima orang tersebut mengaku sebagai wartawan dari luar Tasikmalaya. Mereka berdalih mengejar truk karena mencurigai kendaraan tersebut membawa BBM ilegal.

"Menurut pengakuannya, mereka mengira truk membawa BBM ilegal. Saat mengejar, mereka mengeluarkan tangan sambil menunjukkan kartu identitas media, yang oleh sopir disangka senjata," ujar Herman.

Namun saat truk dihentikan dan diperiksa, ternyata hanya mengangkut tepung tapioka. Polisi juga memastikan tidak ada kekerasan atau penggunaan senjata dalam kejadian tersebut.

"Identitas mereka dari media luar Tasikmalaya. Tidak ditemukan senjata atau bukti kekerasan. Sejauh ini belum ada unsur pidana, tapi penyelidikan tetap dilakukan," tambahnya.

Sementara itu, Aip, anggota Tim Ganjel yang ikut menyelamatkan sopir truk, menyebut para pelaku sempat mengaku sebagai polisi, lalu mengaku wartawan saat ditanyai lebih lanjut.

"Mereka panik saat saya pura-pura telepon polisi. Tapi ketika diminta surat tugas, tak bisa menunjukkan," katanya.

Pihak kepolisian kini masih melakukan pendalaman motif dan legalitas identitas media kelima orang tersebut. Kejadian ini pun memicu sorotan terhadap praktik oknum wartawan yang berpotensi menyalahgunakan profesinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, kelima orang itu masih dilakukan pemeriksaan mendalam. Polisi pun mengamankan mobil yang dipakai oknum wartawan tersebut saat melakuka aksinya.

(dai/ fis)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT