GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Di Indramayu Alami Krisis Air Bersih Sejak 6 Bulan Terakhir, Ini Pemicunya

Krisis air bersih terjadi sejak enam bula terakhir dan kian parah dalam dua pekan terakhir. Warga pun harus merogoh kocek untuk membeli air untuk keperluan
Sabtu, 11 November 2023 - 14:16 WIB
Warga di Indramayu, Jawa Barat, berebut air bersih
Sumber :
  • Tim tvOne/Opi Raharjo

Indramayu, tvOneNews.com - Warga di Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengalami krisis air bersih. Setiap hari, warga di Kecamatan Cantigi harus membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena air ledeng keruh.

Menurut warga, krisis air bersih terjadi sejak enam bula terakhir dan kian parah dalam dua pekan terakhir. Warga pun harus merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk membeli air untuk keperluan mandi, mencuci dan memasak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Darini, salah satu warga Desa Panyingkiran Kidul, Kecamatan Cantigi, menjelaskan, harus membeli dua galon air setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Sudah enam bulan semenjak kemarau, buat kebutuhan sehari-hari beli air galon, sehari saya ngabisin dua galon, itu buat masak aja, segalonnya Rp 5.000," ungkapnya kepada tvOneNews.com, Sabtu (11/11/2023).

Darini mengatakan, selama musim kemarau ini, air ledeng di rumahnya sangat kotor, sehingga tidak bisa digunakan untuk memasak.

"Buat mandi dan cuci pakai air pam, tapi kotor airnya, jadi ya air itu buat mandi aja sama cuci," katanya.

Sementara itu, guna meringankan dan memenuhi kebutuhan air bersih warga, Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balongan, bagikan air bersih kepada warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu.

Pembagian air bersih tersebut dilakukan oleh KPI di Kantor Kecamatan Cantigi. Antusias warga untuk mendapatkan air bersih sejak pagi tadi, sejumlah warga rela antre, meski pembagian air bersih belum dimulai.

Hal tersebut diungkapkan oleh Mohamad Zulkifli, Area Manager Communication Relation dan CSR KPI Unit Balongan, menurutnya, di tahun 2023, Indonesia dilanda El Nino, yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan.

"Kita dari KPI hari ini berbagi air bersih di Kecamatan Cantigi, kita tahu di tahun 2023 ini kita memiliki musim yang sangat berat dengan adanya El Nino ini, sehingga kemarau yang sangat panjang ini membebankan masyarakat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pembagian air bersih tersebut, KPI Unit Balongan menyalurkan sebanyak 25.000 liter air bersih di dua Kecamatan.

"Ada lima truk yang dibagikan disini, dengan total 25.000 liter air bersih yang akan dibagikan kepada masyarakat di Kecamatan Cantigi dan Kerangkeng," ucap Zulkifli.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT