News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gerilya Radio Komunitas Perang Melawan Hoaks Pemilu 2024 di Perdesaan

Rata-rata radio komunitas berada di kawasan pedesaan, khususnya pada area blank spot atau daerah yang sama sekali belum ada sinyal telekomunikasi.
Minggu, 22 Oktober 2023 - 08:15 WIB
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jabar Adie Saputro
Sumber :
  • ANTARA

Cirebon, tvonenews.com - Akhmad Rofahan, pegiat radio komunitas meyakinkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat bahwa sarana itu diyakini mampu menangkal penyebaran berita hoaks hingga ujaran kebencian di tengah masyarakat perdesaan terkait Pemilu 2024.

Rofahan bersama ratusan pegiat dari Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI) menegaskan bahwa radio komunitas dapat memberikan peran menyebarkan informasi dan edukasi atau pendidikan politik kepada masyarakat, sehingga penyebaran berita hoaks dapat dicegah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menjelaskan rata-rata radio komunitas berada di kawasan pedesaan, khususnya pada area blank spot atau daerah yang sama sekali belum ada sinyal telekomunikasi.

Saat ini, kata Rofahan yang juga Ketua Bidang Advokasi JRKI mengatakan lebih dari 350 radio komunitas di 23 provinsi berada dalam naungan JRKI. Ratusan radio di bawah naungan JRKI sudah banyak memberikan edukasi politik melalui siaran.

"Radio komunitas adalah sarana yang cukup strategis untuk bisa memberikan pemahaman terkait pemilu kepada masyarakat," kata Rofahan di Cirebon, dikutip Minggu (22/10/2023).

Sementara Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jabar Adie Saputro menyampaikan kerja sama dengan ratusan pegiat radio komunitas itu adalah salah satu cara paling efektif mencegah masyarakat menyebarkan informasi hoaks seputar Pemilu 2024.
 
Apalagi, ia menyebutkan jumlah pemilih di Jawa Barat saat ini menyentuh angka 35 juta pemilih tetap dengan tingkat partisipasi rata-rata sebanyak 80 persen.
 
Adie menuturkan keberadaan JRKI menjadi salah satu unsur pendukung dalam mewujudkan jalannya Pemilu 2024 yang damai.
 
"Kami sebagai penyelenggara mengajak masyarakat pemilih, khususnya di Jawa Barat jangan terprovokasi, menyampaikan informasi-informasi yang belum tentu kebenarannya," tutur Adie.
 
Ia menambahkan bahwa masyarakat di Jawa Barat perlu menyaring dan memastikan kebenaran dari informasi yang ada di seluruh platform. Utamanya berita tendensius yang cenderung memuat isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) maupun ujaran kebencian.
 
"Baik itu media sosial (medsos) dan komunikasi lainnya, disaring terlebih dahulu informasinya," ucap dia. (ant/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT