News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akui Ingin Bertobat, Panji Gumilang Kirim Surat ke MUI dan NU Jabar

Lagi-lagi tingkah dedengkot Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang menyita perhatian publik. Kali ini, ia akui dirinya ingin bertobat dan mengirim surta ke MUI hingg 
Kamis, 28 September 2023 - 18:44 WIB
Akui Ingin Bertobat, Panji Gumilang Kirim Surat ke MUI dan NU Jabar
Sumber :
  • tim tvOne - Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Lagi-lagi tingkah dedengkot Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang menyita perhatian publik. Kali ini, ia akui dirinya ingin bertobat dan mengirim surta ke MUI hingga NU Jabar

Hal itu dikatakan Ketua MUI Jawa Barat KH Rahmat Syafei kepada tvOnenews, Kamis (28/9/2023). Dia juga katakan, surat Panji Gumilang kepada MUI Pusat berisi soal penyesalan dan keinginannya untuk bertobat belum direspons. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu dia nilai merupakan bagian dari upaya Panji Gumilang agar para pelapor mencabut laporan atas dirinya.

"Menurut saya, masalah tobat boleh-boleh saja, tobat itu hubungannya dengan Allah kan? Kalau menurut saya, apa usaha panji Gumilang untuk melakukan gerakan-gerakan seperti itu belum jelas, bahkan MUI sendiri belum menjawab atau membiarkan," kata Ketua MUI Jawa Barat, KH Rahmat Syafei.

Rahmat Syafei menegaskan, bahwa diduga hal itu bagian upaya dari Panji Gumilang untuk meminta belas kasih, dengan mengirimkan surat untuk berobat, sehingga menarik simpati masyarakat.

"Artinya panji Gumilang hanya meminta belas kasih, kalau dalam politik itu adalah usaha-usaha untuk membuat mengaburkan atau bujukan. Dia kan pandai itu, kemungkinan untuk lepas dari jeratan," ungkapnya.

Apapun itu kata Rahmat untuk tobat itu hubungan dengan Allah, dan untuk perkara hukum harus  tetap berjalan sampai benar-benar ada keputusan di pengadilan.

"Dan saya harap kepada penegak hukum itu tetap berjalan sesuai relnya jika itu fakta hukum dan harus di buktikan di pengadilan," ungkapnya.

Hal serupa diungkapkan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat KH Juhadi Muhammad bahwa bersyukur jika Panji Gumilang benar-benar ingin bertobat. 

Menurutnya, memang manusia itu harus bertobat ketika melakukan kesalahan.

"Mau tobat atau sudah beneran iya sebenernya kalau orang itu harus tobat tapi soal perbuatan yang lama kan gak bisa hilang. Soal proses hukum kan hal yang lain. Kalau tobat itu kan urusan panji Gumilang sama Allah kalau soal proses hukum kan urusan dengan aparat penegak hukum," kata KH Juhadi Muhammad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menduga cara itu upaya agar ada keringanan bagi kasus hukumnya. Tapi proses hukum harus berjalan, memang secara kemanusiaan udah sepuh tapi kemarin luar biasa mendatang pemerintah dan MUI dengan gagah beraninya. 

"Maka sejauh mana tobat jangan sampai sampai politik agar para pelapor mau mencabut laporannya," ungkapnya. (cep/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT