News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Kamis, 9 April 2026 - 06:38 WIB
Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Persaingan sepak bola di Asia Tenggara kembali memanas seiring mendekatnya gelaran Piala AFF 2026.

Di tengah dominasi Timnas Indonesia yang sedang naik daun di level Asia, sebuah sorotan datang dari analisis media Vietnam, TheThao247.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan yang dipublikasikan pada 4 April 2026 lalu, media tersebut menyoroti potensi penurunan kekuatan Skuad Garuda yang diprediksi akan tampil "pincang".

Hal itu dinilai bisa meningkatkan peluang Vietnam untuk bersinar, bahkan menjuarai turnamen tersebut.

Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • kitagaruda.id

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh, akibat jadwal turnamen yang tidak bersahabat dengan pemain-pemain abroad, dinilai TheThao247 sebagai angin segar bagi skuad asuhan Kim Sang-sik.

Media tersebut menilai bahwa peluang Vietnam untuk kembali merajai ASEAN terbuka lebar karena faktor ketersediaan pemain kunci Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri, seperti di liga-liga Eropa.

"Fakta bahwa Piala AFF 2026 tidak ada dalam kalender FIFA membuat Indonesia kesulitan untuk membentuk skuad yang kuat, terutama pemain yang bermain di Eropa, sehingga memberikan keuntungan signifikan bagi tim nasional Vietnam," tulis TheThao247, seperti dikutip pada Kamis (9/4/2026).

"Kemungkinan bintang yang saat ini bermain di Eropa untuk kembali dan mewakili tim nasional sangat rendah," sambung laporan tersebut.

 

Peluang untuk pemain-pemain, seperti Jay Idzes, Maarten Paes, hingga Ole Romeny merapat ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 sangat rendah, karena turnamen tersebut tak masuk dalam agenda resmi FIFA.

Tantangan besar tentu saja akan dihadapi oleh John Herdman, terutama karena Timnas Indonesia memiliki ambisi untuk memenangkan Piala AFF tahun ini.

Namun, di satu sisi ia juga dihadapkan oleh lawan-lawan yang berada di satu grup yang sama dengan Timnas Indonesia, seperti Vietnam, Singapura, Kamboja, dan satu tim dari babak play-off.

Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny
Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny
Sumber :
  • Tangkapan Layar Instagram

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

TheThao247 menganggap bahwa timnas mereka memiliki keunggulan yang jelas dan bisa merebut posisi puncak.

Bahkan, meskipun Timnas Indonesia dan Vietnam bertemu di babak final, Skuad Garuda dinilai tidak memiliki peluang yang signifikan untuk merebut trofi juara karena komposisi tim yang "pincang".

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT