News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Belanda Mulai Curiga dengan Keputusan KNVB Soal Kasus Paspor Dean James, Sebut Pemain Timnas Indonesia Itu Sudah Tidak Memenuhi Syarat

Media Belanda soroti keputusan KNVB yang tak menghukum Dean James, meski disebut sudah tak memenuhi syarat tampil di Eredivisie sejak Maret 2025.
Rabu, 8 April 2026 - 18:17 WIB
Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

Jakarta, tvOnenews.com - Media Belanda mulai curiga dengan keputusan KNVB soal kasus Ppaspor yang menyeret pemain Timnas Indonesia, Dean James. Padahal, pemain Go Ahead Eagles tersebut sudah tidak memenuhi syarat.

Polemik mengenai status pemain Dean James akhirnya menemukan kejelasan setelah KNVB merampungkan proses investigasi melalui jaksa independen mereka. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu, federasi sepak bola Belanda itu memastikan tidak ada hukuman disipliner yang dijatuhkan kepada sang pemain maupun klubnya, Go Ahead Eagles.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini mencuat setelah Dean James diketahui telah memperkuat Timnas Indonesia selama kurang lebih satu tahun terakhir. Situasi menjadi rumit karena proses naturalisasi membuatnya otomatis kehilangan kewarganegaraan Belanda, yang berdampak langsung pada kelayakannya tampil di Eredivisie.

Berdasarkan laporan resmi KNVB, sejak Maret 2025, Dean James sebenarnya sudah tidak memenuhi persyaratan administratif untuk bermain di kompetisi tersebut. Namun, fakta ini baru terungkap belakangan dan memicu spekulasi luas terkait kemungkinan adanya pelanggaran regulasi.

Bek sayap Timnas Indonesia milik Go Ahead Eagles Dean James
Bek sayap Timnas Indonesia milik Go Ahead Eagles Dean James
Sumber :
  • Instagram @deanjames

“Hal ini disebabkan karena baik pemain maupun klub tidak menyadari konsekuensi otomatis dari memperoleh kewarganegaraan selain Belanda. Selain itu, telah terbukti bahwa konsekuensi dari memperoleh kewarganegaraan lain lebih banyak tidak diketahui di kalangan sepak bola profesional," bunyi pernyataan resmi KNVB.

Pernyataan tersebut menjadi dasar utama KNVB dalam mengambil keputusan untuk tidak menjatuhkan sanksi. Federasi menilai tidak ada unsur kesengajaan dari pihak pemain maupun klub, sehingga hukuman dianggap tidak tepat dalam situasi ini.

Di sisi lain, polemik ini sempat memicu reaksi dari kubu NAC Breda yang mempertanyakan keabsahan hasil pertandingan mereka melawan Go Ahead Eagles. Bahkan sempat muncul wacana laga tersebut akan diulang, meski hingga kini belum ada kepastian resmi dari KNVB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan keputusan terbaru ini, besar kemungkinan hasil pertandingan tetap dinyatakan sah. KNVB juga menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terkait regulasi kewarganegaraan bagi pemain dan klub untuk mencegah kasus serupa terulang.

Dean James
Dean James
Sumber :
  • Facebook - Go Ahead Eagles
Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT