News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Heran, Timnas Indonesia Tiba-Tiba Jadi Kandidat Juara Piala AFF 2026

Performa impresif Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 bikin media Vietnam waspada. Garuda kini disebut kandidat kuat juara Piala AFF 2026.
Selasa, 7 April 2026 - 10:07 WIB
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan

tvOnenews.com - Performa impresif Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026 sukses mengubah persepsi banyak pihak.

Skuad Garuda kini mulai disebut sebagai salah satu favorit kuat untuk merebut gelar Piala AFF 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan signifikan ini tak lepas dari sentuhan pelatih anyar, John Herdman, yang membawa pendekatan taktik lebih modern.

Di bawah arahannya, permainan Indonesia terlihat lebih agresif, terstruktur, dan berani menghadapi lawan dengan level lebih tinggi.

Dalam FIFA Series 2026, Indonesia menunjukkan perkembangan mencolok.

Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Timnas Indonesia Vs Bulgaria
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan

Dipimpin pemain seperti Rizky Ridho, Garuda tampil percaya diri meski berhadapan dengan tim yang memiliki peringkat FIFA lebih baik.

Kemenangan telak 4-0 di semifinal menjadi bukti nyata efektivitas lini serang Indonesia.

Pola permainan cepat dan organisasi tim yang rapi membuat lawan kesulitan mengimbangi.

Di partai final, Indonesia memang harus mengakui keunggulan Timnas Bulgaria dengan skor 0-1.

Namun, hasil tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan.

Gol Bulgaria hanya tercipta melalui penalti, sementara secara permainan Indonesia justru mampu mendominasi, baik dari penguasaan bola maupun intensitas serangan.

Lonjakan performa Indonesia ini langsung mendapat perhatian dari media Vietnam, Dantri.

Mereka menilai Garuda telah berkembang menjadi ancaman serius di kawasan ASEAN.

“Penampilan impresif Indonesia melawan Bulgaria mengirimkan pesan kuat di Piala AFF. Meskipun berada 34 peringkat lebih rendah, Indonesia bermain sangat baik melawan tim Eropa,” tulis laporan Dantri.

Bahkan, media tersebut secara terang-terangan menyebut Indonesia berpotensi menggoyang dominasi tim-tim kuat seperti Timnas Vietnam dan Timnas Thailand dalam perebutan gelar juara.

Kehadiran John Herdman membawa perubahan fundamental dalam gaya bermain Indonesia. 

Tim kini lebih mengandalkan transisi cepat, pressing tinggi, dan distribusi bola yang efisien.

Kombinasi pemain muda lokal dengan pemain keturunan juga membuat kedalaman skuad semakin kompetitif.

Ini menjadi salah satu faktor utama peningkatan performa dalam waktu singkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara global, pendekatan seperti ini memang menjadi tren dalam sepak bola modern, mengutamakan intensitas permainan dan fleksibilitas posisi.

Meski gagal juara di FIFA Series 2026, kekalahan tipis dari Bulgaria justru dianggap sebagai indikator peningkatan kualitas tim.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT