News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Pelatih Bulgaria nilai Timnas Indonesia sudah setara tim Eropa menengah. Andai John Herdman melatih lebih awal, peluang ke Piala Dunia 2026 masih terbuka.
Jumat, 3 April 2026 - 22:03 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Kitagaruda.id

tvOnenews.com - Perbincangan mengenai peluang Timnas Indonesia menembus Piala Dunia kembali mencuat setelah penampilan impresif skuad Garuda di FIFA Series 2026.

Banyak pihak mulai berspekulasi, bagaimana jika era kepelatihan John Herdman dimulai lebih awal, tepat setelah masa kepemimpinan Shin Tae-yong berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan ini menjadi menarik, mengingat perjalanan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami dinamika signifikan.

Setelah era Shin Tae-yong, tongkat estafet sempat berada di tangan Patrick Kluivert sebelum akhirnya kini ditangani oleh John Herdman.

Dalam konteks Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia menjadi satu-satunya tim di Grup B yang gagal melangkah lebih jauh.

Fakta ini tentu menimbulkan tanda tanya besar, apakah pergantian pelatih yang lebih cepat bisa mengubah nasib tersebut?

Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Penampilan Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman mulai menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Hal ini bahkan diakui oleh pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, yang menghadapi langsung Indonesia di partai final FIFA Series 2026.

Meski timnya berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Dimitrov justru memberikan pujian terhadap kualitas permainan Timnas Indonesia.

“Kami mengenal pemain Indonesia dengan sangat baik karena banyak dari mereka bermain di liga-liga Eropa yang bagus. Tim Anda sangat serius dan sangat bagus,” ujar Aleksandar Dimitrov dalam sesi konferensi pers.

Pujian tersebut bukan tanpa alasan. Dimitrov bahkan menyebut bahwa permainan Timnas Indonesia saat ini sudah mendekati standar tim-tim menengah di Eropa.

Ia melihat adanya sentuhan taktik modern yang mulai terbentuk dalam permainan skuad Garuda.

Menurutnya, John Herdman mampu menerapkan gaya bermain yang efektif dalam waktu singkat, terutama dalam membangun serangan dari lini belakang hingga ke depan.

Pendekatan ini dinilai sangat penting dalam sepak bola modern.

“Saya membandingkannya dengan tim tingkat menengah di Eropa. Pelatih Anda telah menerapkan gaya yang sangat baik dengan cepat, terutama dalam membangun serangan,” lanjut Dimitrov.

Jika melihat pernyataan tersebut, muncul spekulasi bahwa kehadiran John Herdman lebih awal bisa saja memberikan dampak berbeda bagi perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Sumber :
  • Instagram @timnasindonesia

Pada era Shin Tae-yong, fondasi tim sebenarnya sudah mulai terbentuk, terutama dalam hal disiplin, fisik, dan mental bertanding.

Namun, gaya bermain yang cenderung direct dan mengandalkan transisi cepat masih memiliki keterbatasan dalam menghadapi tim-tim dengan organisasi permainan yang lebih rapi.

Sementara itu, pendekatan Patrick Kluivert yang mengedepankan penguasaan bola juga membutuhkan waktu adaptasi yang tidak singkat.

Perpaduan antara filosofi tersebut belum sepenuhnya matang ketika Indonesia harus menghadapi laga-laga krusial di kualifikasi.

Di sisi lain, gaya John Herdman yang fleksibel dan berbasis taktik detail tampak lebih sesuai dengan kebutuhan tim saat ini.

Ia mampu memaksimalkan potensi pemain, terutama mereka yang berkarier di Eropa, dengan pendekatan yang lebih modern dan adaptif.

Kombinasi antara fondasi kuat dari era Shin Tae-yong dan sentuhan taktik modern dari John Herdman seharusnya bisa menjadi formula ideal jika diterapkan lebih awal.

Hal inilah yang memunculkan asumsi bahwa peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia bisa saja terbuka.

Terlepas dari spekulasi tersebut, Aleksandar Dimitrov juga menilai bahwa Timnas Indonesia memiliki masa depan yang sangat cerah.

Ia bahkan menyampaikan harapannya agar Indonesia mampu tampil lebih baik di ajang internasional berikutnya, termasuk Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia mendatang.

“Saya pikir kalian memiliki tim yang sangat baik dengan masa depan cerah. Saya mendoakan yang terbaik untuk kalian,” ucapnya.

Kekalahan dari Bulgaria di final FIFA Series 2026 melalui gol penalti Marin Petkov memang terasa menyakitkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, performa yang ditunjukkan Timnas Indonesia justru memberikan optimisme baru.

Dengan arah permainan yang kini semakin jelas di bawah asuhan John Herdman, peluang Timnas Indonesia untuk menciptakan sejarah di masa depan tetap terbuka lebar. (adk)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT