News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Sebut SUGBK Bisa Tampung Penonton 1 Negara Jelang Laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026

Lewat unggahan resminya, FIFA memberikan apresiasi luar biasa terhadap kemegahan SUGBK jelang laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Jumat, 20 Maret 2026 - 15:32 WIB
Timnas Indonesia di kualifikasi piala dunia 2026 round 4
Sumber :
  • instagram Ole Romeny

tvOnenews.com - Atmosfer sepak bola tanah air semakin memanas menjelang kick-off FIFA Series 2026.

Namun, kali ini sorotan tajam federasi sepak bola dunia, FIFA, bukan tertuju pada taktik pelatih atau daftar susunan pemain, melainkan pada kemegahan ikonik Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Stadion kebanggaan masyarakat Indonesia ini mendadak jadi buah bibir global berkat sebuah perbandingan unik yang dilontarkan oleh FIFA.

Stadion SUGBK
Stadion SUGBK
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, FIFA memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap kapasitas masif yang dimiliki SUGBK.

FIFA menggambarkan betapa raksasanya stadion ini dengan narasi yang mencengangkan: kapasitas tribunnya mampu menampung seluruh populasi negara lawan, Saint Kitts and Nevis.

"Sebuah stadion yang cukup luas untuk menampung seluruh penduduk suatu negara!," tulis akun Instagram resmi FIFA, dikutip pada Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan data statistik dari laman Worldometer, populasi Saint Kitts and Nevis di tahun 2024-2026 diperkirakan berada di kisaran 46.800 hingga 47.700 jiwa.

Sementara itu, SUGBK berdiri tegak dengan kapasitas yang mampu menampung lebih dari 75.000 pasang mata.

“Seluruh penduduk Saint Kitts and Nevis dapat muat di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno yang megah di Jakarta, tempat mereka akan menghadapi tuan rumah Indonesia dalam ajang FIFA Series mendatang,” tambah FIFA dalam unggahannya.

Fakta unik ini menegaskan bahwa jika seluruh rakyat Saint Kitts and Nevis datang ke Jakarta, mereka semua bisa duduk di dalam stadion dan masih menyisakan ribuan kursi kosong.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Kemegahan fisik SUGBK bukan satu-satunya hal yang disoroti. FIFA menyadari bahwa kapasitas luar biasa tersebut selalu diimbangi oleh militansi suporter Skuad Garuda.

Lautan jersei merah putih dan poster dukungan yang memenuhi tribun bukan sekadar hiasan, melainkan senjata tajam untuk mengintimidasi mental lawan melalui sorak-sorai yang tak kunjung padam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai inisiatif global untuk mempertemukan lintas konfederasi, FIFA Series 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Indonesia.

Bermain di kandang yang telah mendapat pengakuan resmi dunia tentu menjadi motivasi tambahan bagi Skuad Garuda untuk tampil menggila demi mendongkrak posisi di ranking FIFA.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT