News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Skenario yang Bisa Gagalkan Timnas Indonesia Isi Slot Iran di Piala Dunia 2026, FIFA Buka Peluang Tak Pilih Pengganti?

Sederet kemungkinan ini bisa diambil FIFA yang punya kewenangan penuh untuk memilih pengganti Iran di Piala Dunia 2026. Lalu, bagaimana dengan Timnas Indonesia?
Jumat, 13 Maret 2026 - 14:55 WIB
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Skenario ini tampaknya bisa menggagalkan ambisi Timnas Indonesia untuk menggantikan posisi Iran di Piala Dunia 2026 mendatang.

Sebelumnya, Timnas Indonesia punya harapan besar untuk ke Piala Dunia 2026 setelah Iran menarik diri serta ketidakpastian partisipasi negara Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menpora Iran Ahmad Donyamali mengumumkan bahwa negaranya menarik diri dari partisipasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di AS, Kanada dan Meksiko.

Kondisi peperangan yang melibatkan Iran serta AS-Israel membuat geopolitik di kawasan Timur Tengah dan rute penerbangan menjadi tidak menentu.

“Mengingat bahwa rezim yang korup ini (USA & Trump) telah membunuh pemimpin kami, maka dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia,” ucap Donyamali dikutip dari Reuters.

Sinyal ini juga diperkuat dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengungkapkan bahwa pihaknya tidak menjamin keamaan Iran di Piala Dunia 2026.

“Tim nasional sepak bola Iran dipersilakan untuk ikut Piala Dunia, namun saya benar-benar tidak percaya bahwa kehadiran mereka di sana itu pantas, demi keselamatan dan keamanan mereka sendiri,” tegas Trump.

Siapa yang Dipilih FIFA untuk Gantikan Iran?

Timnas Iran
Timnas Iran
Sumber :
  • AFC

Empat negara punya peluang untuk mengisi slot Iran di Piala Dunia 2026. Yang paling kuat adalah Irak, pemenang babak kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saat ini, Irak lagi menunggu pemenang antara Bolivia vs Suriname untuk bertarung di babak play-off antar benua Piala Dunia 2026. Jika Iran mundur, maka mereka langsung lolos.

Slot yang ditinggalkan Irak nantinya bisa diisi oleh UEA sebagai runner-up babak kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026, sedangkan yang lainnya adalah tim urutan terbawah di babak keempat.

Adalah Oman dan Timnas Indonesia yang menanti kans tersebut. Andai melihat kondisi geopolitik di Timur Tengah, maka skuad Garuda yang lebih diunggulkan melaju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skenario yang Bisa Gagalkan Timnas Indonesia untuk Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Media Vietnam Soha merilis tiga kemungkinan yang membuat langkah Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 untuk menggantikan Iran terasa hampir mustahil. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT