News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Masalah Thom Haye Absen, 3 Pemain Keturunan Ini Bisa Jadi Opsi Pengganti di Lini Tengah Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026

Absennya Thom Haye pada FIFA Series 2026 tidak harus menjadi masalah besar bagi Timnas Indonesia. Pelatih John Herdman masih punya beberapa opsi gelandang lain.
Selasa, 10 Maret 2026 - 13:44 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On saat membela Willem II
Sumber :
  • Willem II

Meski demikian, skuad Garuda sebenarnya masih memiliki beberapa opsi yang tidak kalah menarik. Beberapa pemain berdarah Belanda dapat menjadi alternatif untuk mengisi peran penting tersebut.

Berikut tiga pemain yang berpotensi menggantikan Thom Haye di lini tengah Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nathan Tjoe-A-On
Nama pertama yang paling memungkinkan mengisi posisi tersebut adalah Nathan Tjoe-A-On. Pemain berusia 24 tahun ini dikenal sebagai sosok serbabisa yang mampu bermain di beberapa posisi berbeda.

Nathan juga sudah cukup sering dipercaya mengisi lini tengah Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Pengalamannya bermain di Eropa membuatnya memiliki kemampuan distribusi bola dan disiplin taktik yang cukup baik.

Pemain Willem II, Nathan Tjoe-A-On
Pemain Willem II, Nathan Tjoe-A-On
Sumber :
  • Facebook - Willem II

Sepanjang musim ini, Nathan juga tampil cukup konsisten di level klub. Jam terbang tersebut menjadi modal penting jika ia kembali dipercaya mengisi sektor gelandang Timnas Indonesia.

Ivar Jenner
Opsi berikutnya adalah gelandang muda Ivar Jenner yang juga memiliki darah Belanda. Pemain kelahiran Utrecht itu dikenal memiliki karakter permainan yang tenang dan kemampuan membaca situasi pertandingan dengan baik.

Jenner juga bukan sosok asing dalam skema permainan tim nasional. Ia beberapa kali dipercaya tampil di lini tengah dan mampu menjaga keseimbangan antara permainan menyerang dan bertahan.

Pengalamannya saat memperkuat Jong FC Utrecht di Belanda turut membentuk kematangannya sebagai gelandang. Hal tersebut membuatnya menjadi salah satu kandidat kuat untuk menggantikan peran Thom Haye.

Marc Klok
Nama terakhir yang bisa menjadi alternatif adalah gelandang senior Persib Bandung, Marc Klok. Pemain berusia 32 tahun ini menawarkan pengalaman dan kepemimpinan yang sangat dibutuhkan di tengah lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang musim ini, Klok tampil konsisten bersama Persib dan menjadi salah satu motor permainan tim. Visi bermain serta kemampuannya mengatur tempo pertandingan membuatnya tetap relevan sebagai opsi bagi tim nasional.

Pengalaman panjangnya bersama Timnas Indonesia juga menjadi nilai tambah tersendiri. Jika dipercaya kembali, Marc Klok dapat memberikan stabilitas sekaligus ketenangan bagi lini tengah skuad Garuda dalam turnamen tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT