News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Andalan Shin Tae-yong dan Pernah Jebol Gawang Bahrain, Striker Rp2 Miliar Eks Liga Belanda Ini Tak Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, membuat kejutan jelang gelaran FIFA Series 2026. Ia tidak memanggil striker Rp2 miliar yang menjadi andalan STY.
Senin, 9 Maret 2026 - 10:27 WIB
Timnas Indonesia Vs Arab Saudi
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, membuat kejutan menjelang gelaran FIFA Series 2026. Ia tidak memanggil striker bernilai sekitar Rp2 miliar yang sebelumnya menjadi andalan pada era Shin Tae-yong.

Seperti diketahui, PSSI telah merilis daftar 41 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Maret mendatang di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemanggilan daftar sementara ini menjadi langkah awal tim pelatih yang dipimpin John Herdman untuk menyusun komposisi terbaik skuad Garuda. Para pemain yang masuk berasal dari berbagai klub, baik dari kompetisi domestik maupun dari luar negeri.

Selain pemain yang berkarier di Eropa, Herdman juga memanggil sejumlah pemain Liga 1 yang tampil konsisten bersama klubnya musim ini. Nama Ezra Walian menjadi salah satu penyerang Persik Kediri yang dinilai layak mendapat kesempatan membela tim nasional.

Pelatih asal Inggris itu juga memberi ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan potensinya di level internasional. Dua talenta muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas dan Fajar Fathur Rahman, turut masuk dalam daftar panggilan tersebut.

Namun di balik sejumlah nama baru dan kembalinya beberapa pemain lama, ada satu keputusan yang cukup mengejutkan publik. Penyerang Rafael Struick justru tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk FIFA Series kali ini.

Striker kelahiran Leidschendam yang kini berusia 22 tahun itu sebelumnya merupakan langganan Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong. Ia bahkan sempat menjadi bagian penting di lini serang Garuda dalam beberapa turnamen internasional.

Rafael Struick (kanan)
Rafael Struick (kanan)
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Mengutip data dari Transfermarkt, Rafael Struick telah mencatatkan 23 penampilan bersama tim senior Indonesia. Dari jumlah tersebut, ia menyumbang satu gol ke gawang Bahrain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Struick juga sempat menjadi pilihan utama di lini depan ketika Timnas Indonesia tampil pada ajang AFC Asian Cup 2024. Namun pada era kepelatihan John Herdman kali ini, namanya harus tersisih dari daftar sementara skuad Garuda.

Jika melihat performanya di level klub, keputusan tersebut dinilai cukup beralasan. Pemain berdarah Semarang itu kesulitan mendapatkan menit bermain reguler bersama klubnya saat ini, Dewa United.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT