News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Ejek Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Singgung Naturalisasi dan Kutukan

Media Vietnam menyoroti kekuatan Timnas Indonesia jelang ASEAN Cup 2026, sindir pemain naturalisasi hingga status nirgelar Garuda di Piala AFF.
Minggu, 22 Februari 2026 - 21:29 WIB
Timnas Indonesia Resmi Lawan Saint Kitts dan Nevis, Ini Jadwal Resmi FIFA Series 2026
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Sorotan terhadap Timnas Indonesia kembali datang dari media Vietnam jelang bergulirnya ASEAN Championship 2026 atau yang kini mengusung nama ASEAN Hyundai Cup 2026.

Turnamen edisi kali ini dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 dan diikuti 10 negara Asia Tenggara yang terbagi ke dalam dua grup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang playoff antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Sementara Grup B dihuni Thailand, Malaysia, Myanmar, Laos, dan Filipina. Format yang digunakan tetap round robin, dengan dua tim teratas masing-masing grup melaju ke semifinal.

Vietnam datang sebagai juara bertahan usai menjuarai edisi 2024, sedangkan Thailand menjadi runner-up.

Namun jelang edisi 2026, perhatian media Vietnam justru tertuju pada kekuatan skuad Garuda.

Media Vietnam, TheThao247.vn, menilai perubahan jadwal turnamen, yang kini digelar pertengahan tahun dan bukan akhir tahun seperti biasanya, bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Indonesia. 

Alasannya, peluang para pemain yang berkarier di luar negeri untuk bergabung dinilai lebih terbuka.

"Delapan pemain naturalisasi Indonesia akan kembali bermain di liga nasional Indonesia dalam waktu dekat."

"Sehingga memberikan keuntungan signifikan bagi Indonesia, terutama dalam persiapan Piala AFF 2026."

"Sebuah turnamen yang tidak berada di bawah sistem FIFA," tulis TheThao247.vn.

Selain itu, beberapa pemain naturalisasi keturunan yang sebelumnya berkarier di luar negeri disebut telah merapat ke kompetisi domestik.

Kondisi ini dinilai membuat proses pemanggilan dan persiapan tim menjadi lebih mudah bagi pelatih kepala.

Media tersebut juga menyoroti posisi John Herdman yang disebut tak akan kesulitan meramu komposisi terbaiknya.

"Dengan semua pemain naturalisasi kunci bermain di liga domestik, pelatih John Herdman akan memiliki kendali penuh atas pemilihan pemainnya," tulis mereka lagi.

"Tim ini jelas memiliki skuad lengkap yang terdiri dari pemain-pemain terbaiknya dipandang sebagai langkah persiapan strategis."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kehadiran mereka secara signifikan meningkatkan peluang Garuda untuk bersaing memperebutkan gelar juara Piala AFF."

Secara kualitas di atas kertas, Indonesia memang mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT