News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh, Dua Pemain Keturunan Indonesia Dilirik Klub Spanyol

Dua pemain keturunan Indonesia mendapat kesempatan trial di klub Spanyol. Kabar ini jadi sinyal positif bagi masa depan Timnas Indonesia.
Minggu, 22 Februari 2026 - 14:43 WIB
Aaron Liam Suitela
Sumber :
  • Instagram @aaron.suitela

tvOnenews.com - Masa depan Timnas Indonesia kembali memberikan sinyal positif.

Di tengah upaya regenerasi dan pencarian talenta diaspora, dua pemain muda berdarah Indonesia kini membuka pintu peluang di Spanyol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar ini bukan sekadar rumor biasa. Dua nama berbeda tetapi sama-sama memiliki darah Indonesia dan kesempatan emas di Negeri Matador.

Tony Kouwen Dapat Undangan Trial di Atletico Madrid

Kiper Berdarah Bali, Tony Kouwen, yang jalani trial di raksasa La Liga, Atletico Madrid
Kiper Berdarah Bali, Tony Kouwen, yang jalani trial di raksasa La Liga, Atletico Madrid
Sumber :
  • Instagram @tonykouwengk

Sorotan pertama tertuju pada Tony Kouwen, penjaga gawang muda yang mendapat kesempatan istimewa untuk menjalani trial bersama klub raksasa La Liga, Atlético Madrid.

Kabar ini pertama kali diungkap oleh akun Instagram @futboll.indonesiaa.

"Kiper berdarah Indonesia, Tony Kouwen mendapatkan undangan trial bersama Atletico Madrid selama satu minggu,"

Bergabung dalam sesi evaluasi di klub sebesar Atletico tentu bukan hal sembarangan.

Klub yang bermarkas di Stadion Civitas Metropolitano ini dikenal memiliki sistem pembinaan ketat serta reputasi kuat dalam mencetak pemain berkualitas.

Di bawah arahan pelatih seperti Diego Simeone, Atletico menjelma menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Spanyol dan Eropa dalam satu dekade terakhir.

Menariknya, momen trial Tony juga diiringi sinyal tersirat kepada federasi sepak bola Indonesia. 

Sang ibu, Corrina Kouwen, mengunggah momen latihan Tony di fasilitas Los Rojiblancos dan menandai akun resmi @timnasindonesia.

Langkah tersebut memunculkan spekulasi bahwa pihak keluarga terbuka terhadap kemungkinan membela Merah Putih di masa depan.

Jika perkembangan Tony terus positif, bukan tidak mungkin ia masuk radar pemantauan PSSI.

Bagi Indonesia, kehadiran penjaga gawang dengan pengalaman pembinaan di Spanyol tentu menjadi aset berharga.

Aaron Liam Suitela Siap Jalani Trial Sebulan di SD Huesca

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Nama kedua adalah Aaron Liam Suitela. Berbeda dengan Tony yang berposisi sebagai kiper, Aaron dikenal sebagai pemain lapangan yang sudah lebih dulu mencicipi atmosfer pemusatan latihan Timnas Indonesia kelompok usia.

Menurut laporan akun Instagram @bolavers24:

"Pemain keturunan yang pernah dipanggil untuk TC bersama Timnas Indonesia U-17 pada 2023 yakni Aaron Liam Suitela akan menjalani trial di Spanyol bersama SD HUesca,"

"Aaron akan berangkat ke Spanyol pada bulan Maret nanti dan akan menjalani trial selama 1 bulan,"

Klub yang akan menjadi tempat trial Aaron adalah SD Huesca, tim yang pernah merasakan atmosfer kompetisi tertinggi Spanyol, La Liga, dan kini dikenal aktif mengembangkan talenta muda.

Sebelumnya, Aaron sempat dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17 sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia U-17 2023.

Meski tidak masuk skuad final yang saat itu ditangani pelatih Bima Sakti, pengalaman tersebut menjadi batu loncatan penting dalam perjalanan kariernya.

Trial satu bulan di Spanyol akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Aaron.

Durasi yang lebih panjang dibanding Tony memberi peluang evaluasi lebih menyeluruh dari tim pelatih Huesca, mulai dari teknik, fisik, hingga adaptasi taktik.

Bukan tanpa alasan banyak pemain muda dunia bermimpi menembus akademi klub Spanyol.

Kompetisi usia muda di sana dikenal kompetitif dan sangat teknis.

Klub-klub Spanyol terkenal mengutamakan penguasaan bola, kecerdasan taktik, serta disiplin posisi sejak level akademi.

Bagi pemain berdarah Indonesia, kesempatan ini bukan hanya soal kontrak profesional, tetapi juga peningkatan kualitas permainan yang kelak bisa berdampak besar bagi Timnas Indonesia.

Munculnya Tony Kouwen dan Aaron Liam Suitela menambah daftar panjang talenta diaspora yang berpotensi memperkuat Merah Putih.

Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang aktif memantau pemain keturunan di Eropa sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing tim nasional.

Jika keduanya mampu memanfaatkan peluang di Spanyol dengan baik, bukan mustahil pintu karier profesional terbuka lebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, publik tinggal menanti, apakah trial ini akan menjadi awal dari perjalanan besar mereka di Eropa dan mungkin juga bersama Garuda?

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT