News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Tepis Isu Pemain Diaspora Ramai Berkarier ke Super League Demi Tampil di Piala AFF 2026, Arya Sinulingga: Terlalu Banyak Teori Konspirasi! 

Sejumlah klub di Super League melakukan berbagai pergerakan dalam bursa transfer putaran kedua Super League 2025/2026
Senin, 9 Februari 2026 - 17:51 WIB
Tepis Isu Pemain Diaspora Ramai Berkarier ke Super League Demi Tampil di Piala AFF 2026
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga secara tegas menepis isu terkait banyaknya pemain diaspora yang memilih berkarier ke Super League demi bisa tampil di Piala AFF 2026. Ia menyebut jika rumor yang beredar hanya sebatas teori konspirasi. 

‎Seperti yang diketahui, sejumlah klub di Super League melakukan berbagai pergerakan dalam bursa transfer putaran kedua Super League 2025/2026. Salah satu langkah berani yang diambil adalah merekrut sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri atau diaspora. 

‎Salah satu klub yang cukup aktif adalah Persija Jakarta. Tim asal ibu kota itu resmi mendatangkan sejumlah nama, mulai dari Shayne Pattynama hingga terbaru, yakni Cyrus Margono. 

‎Tak hanya itu, ada Persib Bandung yang juga memiliki banyak pemain diaspora, bahkan sejak awal musim ini. Sebut saja Thom Haye hingga Eliano Reijnders menjadi nama-nama yang direkrut Maung Bandung. 

‎Akibat adanya fenoma tersebut, banyak pihak yang beranggapan jika hal itu dilakukan demi memuluskan jalan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026. Rumor menyebut bahwa ini menjadi langkah PSSI demi bisa memanggil para pemain keturunan ke skuad Garuda. 

‎Apalagi, Timnas Indonesia berambisi meraih gelar juara pada edisi tahun ini. Hal itu semakin menggebu-gebu setelah melihat kegagalan di Piala AFF 2024 yang gagal lolos dari babak penyisihan grup. 

‎Saat disinggung hal itu, Arya Sinulingga selaku Exco PSSI secara tegas menepis kabar tersebut. Menurutnya, itu kabar tak benar dan menjadi teori konspirasi. 

‎"Ya ini, kita ini terlalu banyak teori konspirasi ya. Jadi saya harap teman-teman wartawan juga mencerdaskan gitu. Yang ngasih isu juga maunya mencerdaskan, karena namanya pemain, transfer, itu menyangkut uang," ujar Arya Sinulingga di GBK Arena, Jakarta pada Senin (9/2/2026). 

‎"Menyangkut duit, yang bayar pemain siapa? Apakah PSSI atau klub? Kalau klub, berarti urusannya apa nih? Urusan duit, tawar menawar, yang bayar klub. PSSI enggak ada ikut-ikutan bayar ssitu Bayar-bayar enggak ada urusan PSSI," tambahnya. 

‎Lebih lanjut, tangan kanan Erick Thohir menjelaskan bahwa fenomena banyaknya pemain diaspora yang datang ke Super League semata-mata berhubungan dengan gaji. Ia menilai bahwa sejumlah nama yang direkrut karena ditawarkan dengan gaji besar oleh sejumlah klub kasta tertinggi Liga Indonesia tersebut. 

‎Dirinya menegaskan jika fenomena tersebut tidak ada sangkutannya dengan PSSI. Ia secara gamblang mengatakan bahwa pihak federasi tidak ikut campur, bahkan membantu klub untuk membayarkan gaji kepada pemain diaspora yang berkarier di Super League. 

‎"Jadi lucu kalau dibilang bahwa skenario PSSI gitu ya, untuk AFF. Emang pemain mau dibayar murah? Pemain pasti punya tawaran segini, klub punya uang enggak? Kalau enggak cocok, ya enggak jadi. Kalau cocok bayarannya, ya jadi," kata Arya. 

‎"Dan PSSI enggak ada ikutan chip in gitu. Dari mana uang PSSI gitu untuk chip in chip in pemain, dan itu di dunia enggak terjadi seperti itu. Enggak ada yang namanya federasi ikutan chip in di klub untuk enggak ada lah, mana ada, enggak pernah terjadi seperti itu," lanjutnya. 

‎Arya pun meminta kepada masyarakat Indonesia untuk lebih bijak dalam menyerap informasi yang beredar. Menurutnya, PSSI yang ikut campur dalam urusan perekrutan pemain diaspora ke Super League merupakan sesuatu yang mustahil. 

‎"Jadi itu mekanisme pasar aja dan mereka ya, kita kan enggak bisa, seperti yang saya katakan, kecuali PSSI menggaji mereka. Kan enggak ada gaji PSSI terhadap pemain," ucap Arya. 

‎"Jadi udahlah, teori-teori konspirasi silakan, tapi tolong yang cerdas gitu. Jangan enggak cerdas. Kalau enggak cerdas, nanti malu," tutupnya. 

‎(igp) 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT