Banyak Pemain Abroad Timnas Indonesia Pulang Kampung ke Super League, Begini Ungkapan Jujur John Herdman
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Langkah mengejutkan sejumlah pemain abroad yang memilih melanjutkan karier di kompetisi domestik Indonesia mendapat sambutan positif dari pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Pelatih asal Inggris itu menilai keputusan para pemain diaspora tampil di Super League 2025–2026 menjadi keuntungan besar bagi tim nasional, khususnya dari sisi pemantauan performa dan adaptasi fisik.
Menurut Herdman, keberadaan pemain diaspora di liga tertinggi Tanah Air akan memudahkan tim pelatih dalam memonitor perkembangan mereka secara rutin. Selain itu, proses penyesuaian terhadap iklim dan karakter sepak bola Indonesia dinilai akan berjalan lebih cepat.
Kabar terbaru datang dari Shayne Pattynama yang resmi bergabung dengan Persija Jakarta dengan kontrak berdurasi 2,5 musim. Bek sayap Timnas Indonesia itu direkrut dari klub papan atas Thailand, Buriram United, setelah adanya perubahan regulasi yang menghapus kuota pemain Asia di kompetisi tersebut.
Bagi Herdman, bermain di luar negeri atau di dalam negeri bukanlah persoalan utama bagi pemain Timnas Indonesia. Fokus terbesarnya adalah menit bermain yang konsisten serta peningkatan performa yang terlihat jelas di lapangan.
"Saya pikir itu penting. Saya pikir penting bahwa kami bisa mengakses pemain kami dari Eropa yang memberikan tampilan, rasa, dan standar yang berbeda," ucap John Herdman, Jumat (23/1/2026).
Pelatih berusia 49 tahun itu juga menekankan pentingnya adaptasi pemain diaspora terhadap kondisi khas sepak bola Indonesia. Ia menilai liga domestik memiliki tantangan tersendiri yang justru bisa memperkuat mental dan fisik pemain.
"Tetapi bagi para pemain penting untuk terbiasa dengan kondisi di sini. Kondisi di sini sangat unik, panasnya, kelembapannya. Dan saya pikir bagi pemain Eropa untuk berlatih di sini secara konsisten itu sangatlah penting," ucap Herdman.
Menurutnya, adaptasi tersebut akan membangun daya tahan fisik pemain secara bertahap dan berkelanjutan. Hal itu diyakini akan berdampak langsung pada kekuatan serta kedalaman skuad Timnas Indonesia.
"Tingkat toleransi (fisik) yang bisa mereka bangun, minggu demi minggu, itu memberi kami kekuatan dan memberi kedalaman skuad yang menurut saya kami butuhkan," sambungnya.
Load more