News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Naturalisasi 3 Pemain Eropa

Media Vietnam menyoroti peluang Timnas Indonesia menambah tiga pemain naturalisasi kelas Eropa usai pernyataan John Herdman soal proyek Piala Dunia 2030.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:29 WIB
Rumor Tristan Gooijer siap membela Timnas Indonesia sudah diprediksi setahun lalu
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Media Vietnam secara mengejutkan menyoroti langkah baru Timnas Indonesia di bawah komando pelatih anyar, John Herdman.

Mereka menilai pernyataan terbuka Herdman soal pemain kelahiran Indonesia di luar negeri sebagai sinyal kuat bahwa Garuda berpotensi menambah tiga pemain naturalisasi berkualitas tinggi dalam proyek besar menuju Piala Dunia 2030.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan itu muncul tak lama setelah John Herdman diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Herdman menyampaikan pesan tegas bahwa pintu tim nasional tetap terbuka bagi pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri, terutama mereka yang terbiasa bermain di level tertinggi sepak bola Eropa.

Menurut Herdman, ambisi besar tidak bisa dibangun dengan cara biasa.

Ia menegaskan filosofi yang selalu ia pegang sepanjang karier kepelatihannya.

"Jika Anda ingin melangkah jauh, Anda membutuhkan pemain kelas satu dan dua, yaitu mereka yang terbiasa dengan tekanan liga-liga top."

Pernyataan itu dipandang sebagai fondasi penting dalam mimpi Garuda untuk tampil di Piala Dunia 2030, sekaligus mengindikasikan bahwa jalur naturalisasi masih menjadi bagian strategis dalam rencana jangka panjang Timnas Indonesia.

Media Vietnam Soroti Tiga Nama Potensial

Menanggapi pernyataan tersebut, media Vietnam TheThao247 langsung mengaitkannya dengan tiga nama pemain keturunan yang dinilai bisa menjadi “senjata baru” Timnas Indonesia.

"Indonesia membuka pintunya untuk tiga superstar naturalisasi lagi, termasuk mantan anak didik Mourinho," tulis TheThao247.

Jayden Oosterwolde belum dinaturalisasi PSSI
Jayden Oosterwolde belum dinaturalisasi PSSI
Sumber :
  • Fenerbahce Official

Nama pertama yang disorot adalah Jayden Oosterwolde. Bek kelahiran 2001 itu saat ini memperkuat Fenerbahce dan dikenal memiliki pengalaman panjang di Eropa.

Oosterwolde mengenyam pendidikan sepak bola di akademi FC Twente, sempat bermain di Italia, lalu berkembang pesat di Liga Turki.

Dengan hampir 90 penampilan bersama Fenerbahce di berbagai kompetisi, Oosterwolde dinilai matang secara fisik dan mental.

Ia memiliki darah Indonesia, Belanda, dan Suriname, serta pernah menyampaikan pernyataan yang kini kembali ramai diperbincangkan.

"Saya tidak pernah menolak Indonesia, hanya saja waktunya belum tepat."

Keunggulan Oosterwolde terletak pada fleksibilitasnya.

Ia mampu bermain sebagai bek kiri, bek tengah bahkan gelandang bertahan—atribut yang sangat cocok dengan sepak bola modern dan kebutuhan taktik tim nasional.

Nama kedua yang disorot media Vietnam adalah Tristan Gooijer.

"Nama kedua adalah Tristan Gooijer, pemain kelahiran 2004 yang saat ini bermain untuk PEC Zwolle dengan status pinjaman dari Ajax," tulis TheThao247.

Pemain Keturunan Indonesia, Tristan Gooijer di Klub PEC Zwolle
Pemain Keturunan Indonesia, Tristan Gooijer di Klub PEC Zwolle
Sumber :
  • peczwolle.nl

Pemain muda ini memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya yang berasal dari Maluku.

Gooijer dikenal sebagai pemain serbabisa yang mampu mengisi berbagai posisi di lini belakang maupun lini tengah.

Kemampuannya beradaptasi di beberapa peran membuat Gooijer dinilai ideal untuk menambah kedalaman skuad, terutama jika Indonesia mengandalkan formasi tiga atau lima bek, seperti yang kerap digunakan dalam beberapa tahun terakhir.

Nama ketiga yang masuk radar adalah Jenson Seelt.

"Kasus ketiga adalah Jenson Seelt, seorang bek tengah dengan tinggi hampir dua meter yang saat ini dipinjamkan ke Sunderland dan VfL Wolfsburg."

Bek keturunan Indonesia, Jenson Seelt resmi merapat ke Wolfsburg
Bek keturunan Indonesia, Jenson Seelt resmi merapat ke Wolfsburg
Sumber :
  • Instagram/VfL Wolfsburg

Bek muda ini memiliki kakek asal Ambon dan dibesarkan dalam sistem akademi PSV sebelum berkarier di Inggris.

Seelt mulai mencuri perhatian ketika tampil reguler dan menunjukkan performa solid, terutama dalam duel udara dan tekel.

Dengan postur hampir dua meter, Seelt menawarkan keunggulan fisik yang selama ini kerap menjadi kelemahan Timnas Indonesia saat menghadapi lawan-lawan Asia dengan kekuatan udara.

Jika ketiga pemain tersebut benar-benar menyelesaikan proses naturalisasi, Timnas Indonesia akan mendapatkan peningkatan signifikan dari sisi fisik, pengalaman, dan kedalaman skuad. 

Langkah ini dinilai sebagai sinyal jelas bahwa Garuda tak lagi sekadar ingin bersaing di Asia Tenggara, melainkan mulai menatap level Asia bahkan dunia.

Di bawah arahan John Herdman strategi ini menunjukkan bahwa Indonesia serius membangun tim nasional dengan standar internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, publik hanya tinggal menunggu: apakah wacana yang disorot media Vietnam ini akan benar-benar terwujud dalam waktu dekat?

(tsy)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
background

Pekan ke-19

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT